Asisten III Buka Muscab I DPC PWKI Intan Jaya
NABIRE - Bertempat di Gedung Gereja Kibaid Nabire, Jalan Silas Papare Nabire Provinsi Papua Tengah, Asisten III Setda Kabupaten Intan Jaya membuka secara resmi Musyawarah Cabang ke-I Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Intan Jaya, Jumat (25/10/24) kemarin.

NABIRE - Bertempat di Gedung Gereja Kibaid Nabire, Jalan Silas Papare Nabire Provinsi Papua Tengah, Asisten III Setda Kabupaten Intan Jaya membuka secara resmi Musyawarah Cabang ke-I Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Intan Jaya, Jumat (25/10/24) kemarin.
Asisten III Setda Intan Jaya, Labuan Hutabarat, SH.,M.Kes saat membacakan sambutan Pj Bupati Intan Jaya Zakharias F. Marey, S.Sos.,M.T mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada ketua beserta jajaran pengurus PWKI Cabang Kabupaten Intan Jaya masa bhakti 2024-2029 yang baru saja dilantik. "Semoga ibu-ibu dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab ini dengan baik dan bertanggung jawab," ucapnya.
PWKI cabang Kabupaten Intan Jaya, untuk selalu tegak lurus mendukung visi, misi, program, kegiatan serta kebijakan Pemkab Intan Jaya, melalui ide, gagasan, pemikiran serta saran, terhadap program pembangunan yang telah ditetapkan, agar secara bersama-sama mampu membawa perubahan bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat maupun daerah ini.

"Kami yakin, di bawah kepengurusan yang baru ini, PWKI cabang Kabupaten Intan Jaya dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara baik, sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, sehingga dapat menjadi persekutuan yang bermarwah, berkembang dan profesional dan komitmen untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas, sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat nantinya," katanya.
Lakukanlah semangat kerja dengan musyawarah, supaya yang kurang boleh ditambah, mana yang cacat boleh dirubah. Laksanakan seluruh pekerjaan dengan bersama-sama, seiya sekata. "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, ke bukit sama mendaki, ke lembah sama menurun," tambahnya.
Pemuda kristiani maupun wanita kristiani dan masyarakat gereja yang mana berdomisili di Kabupaten Intan Jaya ini adalah masyarakat Intan Jaya, dari manapun bapak/ibu berasal. "Ketika sudah berdomisili di Kabupaten Intan Jaya ini, kami tidak pernah mengatakan bahwa bapak/ibu sebagai pendatang, bapak/ibu semua adalah masyarakat Kabupaten Intan Jaya," imbuhnya.
Oleh karenanya, sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Intan Jaya, maka apapun yang dibuat dan diatur di daerah ini, tentunya seluruh umat kristiani wajib untuk ikut mendukung dan berpartisipasi.
Semua masyarakat yang ada di daerah ini, baik islam, kristiani, buddha, hindu serta agama dan suku lainnya, akan menjadi masyarakat Intan Jaya yang bersatu, semuanya membaur saling membahu, ikut membangun daerah menuju Kabupaten Intan Jaya bermarwah, maju dan sejahtera.

"Saya Pj Bupati Intan Jaya, Zakharias F. Marey secara pribadi, bagi masyarakat Suku Moni, khususnya di Ibukota Sugapa dan sekitarnya ini, bukanlah orang yang baru, sudah sangat kental sekali hubungan kekeluargaan kita hal ini menjadi bukti begitu kami dekatnya hubungan saya dengan masyarakat Intan Jaya. Artinya apa, saya minta kedekatan kita ini, hendaknya dapat membuat kita selalu bersama, bersatu padu, bergandeng tangan untuk membangun daerah ini, jangan lagi kita terpecah belah. Karena untuk membangun daerah ini perlu kebersamaan, dan dengan kebersamaan itulah kita menjadi kuat dan hebat kedepannya," pungkasnya.(rob/hum intan jaya)
Bagikan artikel ini



