Aplikasi Simagai Hebat Di-launching
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire beserta Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Republik Indonesia (RI) telah melaunching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Terintegrasi (Simagai) Hebat.

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire beserta Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Republik Indonesia (RI) telah melaunching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Terintegrasi (Simagai) Hebat. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nabire, dan Kepala BKPSDM Provinsi Papua Tengah, bertempat di LPP RRI, Rabu (21/5/2025).

Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, pada kesempatan itu menyampaikan, data pegawai data keuangan, nanti akan dipadukan dengan data-data di masing-masing OPD. Yang punya gelar baru langsung dimasukan, yang punya profesi baru langsung dimasukkan dan ini yang luar biasa langsung terintegrasi dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Nasional (SI ASN BKN). Ini menunjukkan satu negara kesatuan pusat daerah terintegrasi.
"Fungsi aplikasi adalah memudahkan untuk bekerja, ini adalah alat bantu dan sebagai alat bantu ada yang dibantu yaitu ASN. Dan sebagai pelaku utama, tidak boleh tergantung alat bantu ini, alat bantu tidak bisa bekerja bila kita tidak mengoperasionalkan," ujarnya.
"Visi misi presiden dan wakil presiden bisa terwujud, Astacita terwujud bila 4,7 juta ASN datanya lengkap, kompetensinya lengkap, potensinya terdata semua termasuk karya-karyanya," katanya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan kenapa hari ini melaunching aplikasi Simagai, dikarenakan Kabupaten Nabire mempunyai hampir 6.000 pegawai, untuk Provinsi Papua Tengah.
Oleh sebab itu, ia sudah proteksi pegawai dan tahun 2022 setelah dirinya dilantik menjadi Bupati Kabupaten Nabire ada 200-an lebih pegawai yang harus dihentikan. Padahal sekitar 5 tahun gaji sudah terbayar. Kenapa ia harus mengambil resiko ini, karena kelompok pegawai tersebut tidak terdaftar di dalam aplikasi Aparatur Sipil Negara (ASN), bahkan nomor induk pegawai negeri itu berasal dari pegawai-pegawai tertentu yang di luar dari pada Kabupaten Nabire.
Dikatakan Kepala BKPSDM Kabupaten Nabire, Yohanis Pigome, S.Sos.,MM.MH, Simagai Hebat adalah sistem informasi, kepegawaian terintegrasi hebat. Sistem ini dibuat dengan didasari dengan beberapa hal dan sebagai dasar hukumnya ialah, Peraturan BKN RI nomor 27 tahun 2023 tentang SI ASN.

Dimana, lanjutnya, tujuan untuk mengelola data ASN, penyediaan informasi, layanan administrasi kepegawaian, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen ASN, penyediaan data untuk perencanaan kebutuhan ASN.
Ia mengungkapkan, mengapa nama aplikasi ini diberi nama Simagai Hebat. Hal ini dikarenakan sejak proses perencanaan sampai dengan launching hari ini aplikasi Simagai merupakan program prioritas Bupati Kabupaten Nabire, yaitu Mesak Magai.
"Penataan manajemen ASN dan reformasi birokrasi, sehingga hal-hal yang menyangkut dengan persoalan kepegawaian melalui aplikasi Simagai ini untuk melakukan administrasi kepegawaian," ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan dari pada aplikasi Simagai ini untuk membantu setiap ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, khususnya dalam hal mutasi kepegawaian, kenaikan pangkat, proses pensiun serta peremajaan data ASN.(edi)
Bagikan artikel ini



