*Kapolres : Anggaran Pengamanan Dinilai CukupNABIRE - Bagaimana dan apapun ceritanya, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai tahun 2017 mendatang harus aman dan tahapan harus berjan dengan baik.Hal demikian ditegaskan Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, dalam amanatnya pada Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Pemilukada Kabupaten Dogiyai, Selasa (11/10) di Lapangan Apel Mapolres Nabire. Dikatakan Kapolres, pihaknya tidak akan pernah berkompromi dengan money politic, dengan hal-hal yang akan mencederai tugas-tugas secara organisasi.Dihadapan personil Polres Nabire, Brimob dan Satuan TNI, Kapolres menyampaikan terkait dana pengamanan Pemilukada Dogiyai.Menurut Kapolres, anggaran dana untuk Pemilukada Kabupaten Dogiyai dianggap cukup.“Polri sebagai leading sektor kekuatan personil yang akan menjalankan tugas-tugas pengamanan didanai Rp.5 millar sampai pada tahapan pelantikkan penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Sementara rekan TNI dianggarkan Rp.2 milyar,” terangnya.“Saya pikir dengan pengalaman yang ada, saya berpendapat anggaran itu cukup dan bahkan lebih dari cukup. Kita perlu bersyukur atas penghargaan negara dengan nilai yang telah diberikan yakni Rp.5 milyar dan Rp.2 milyar dengan cara kita menggunakan dan menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya.Dikatakanya, Polres telah mulai melakukan pengamanan pada tahap pendaftaran dan verifikasi sudah ada mobilisasi personil ke Moenamani Kabupaten Dogiyai.Ditegaskan Kapolres, dirinya akan transparan dalam hal anggaran dana pengamanan. “Saya akan buat banner besar untuk muat anggaran Rp.5 milyar itu untuk apa saja, akan kita tempelkan sehingga anggota Polres bisa baca, haknya apa saja, uangnya untuk apa, semua akan ditempel agar mereka mengerti semua. Saya harap rekan TNI juga begitu,” tuturnya.“Saat ini bukan seperti dulu lagi. Semua haknya kita akan diberikan. Kita sudah diberi hak dan kita patut bersyukur dengan cara menunaikan tugas kita dengan baik,” tambahnya.Dinyatakanya, sejak menjadi anggota Polri sampai berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan menjadi Kapolres tiga kali, prinsipnya adalah mensyukuri dan caranya bekerja dengan baik. Talenta dan anugerah yang diberikan Tuhan disyukuri dengan menjalankan tugas secara baik dan benar.“Saya berharap seperti itu, menjalankan tugas sebaik-baiknya, kita telah didukung dengan anggaran yang cukup memadai termasuk dari TNI. Mari kita sama-sama mensyukuri dengan cara menjalankan tugas dengan baik. Tenaga kita telah dihargai negara dengan baik, maka bertugaslah dengan baik,” pintanya.Kapolres menekankan, agar setiap anggota baik Polri maupun TNI mempunyai tanggung jawab penuh, loyalitas dan dedikasi, pengabdian terhadap masyarakat Dogiyai secara khusus dan umumnya masyarakat Indonesia.Dalam kesempatan itu Kapolres menyatakan, kapanpun membutuhkan komunikasi saat bertugas sampai pada masalah pribadi yang berdampak mengganggu jalannya tugas pengamanan bisa dikomunikasikannya.“Saya dengan senang hati akan menerima, bila mampu saya akan berupaya memberikan solusi dan alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapi termasuk rekan-rekan TNI,” ujarnya.Diakhir amanatnya, Kapolres mengatakan keselamatan personil adalah prioritas utama, pedomani standar operasional prosedur dan jaga kebersamaan dan kekompakkan dalam melaksanakan tugas sekecil apapun. Dalam apel gelar pasukan itu, bertindak sebagai Inspektur Apel Kapolres Nabire dan Komandan Apel Ipda Syaiful Rizal. (iing elsa)