Dogiyai – Jalan Utama Nabire – Ilaga KM 200, tepatnya di Kampung Obayo, Distrik Kamuu Utara, Dogiyai, kembali longsor.  Akibatnya, sejumlah kendarahan menjadi terisolir,bahkan beberapa kendaharaan  tak bisa di laluinya.     Pantauan Wartawan, Rabu (14/09) di lokasi kejadian,Kampung Obaya, Kamuu Utara , akibat longsor tersebut sejumlah kendarahan baik roda dua maupun roda empat antre untuk melewati akses jalan menuju  Deiyai dan Paniai. Bahkan, ada kendaharaan roda yang tidak bisa melewati jalan tersebut, disebabkan ruas jalan licin. Warga Kampung Obayo, Melkias Pigai,  menjelaskan, penyebab tanah longsor karena intensitas hujan yang tinggi mengguyur  sejak beberapa bulan lalu.   “Akibat hujan lebat itu, membuat tanah lembut dan mengakibatkan lonsor. Apalagi didaerah ini memang berada di antara perbukitan dan tanah merah yang mudah longsor,” ujarnya.   Alex menambahkan, proses perbaikan jalan sudah dilakukan sebelumnya menggunakan alat berat tetapi masih saja kembali longsor.   ‘’Longsor ini sudah terjadi dibeberapa bulan lalu makanya alat berat sudah pernah turun tetapi belum diatasi baik sehingga masih saja kembali longsor ini,” katanya lagi.  Maka itu, pihaknya mengharakan kepada pemerintah daerah segera menangangi persoalan ini. Karena, didaerah ini sering terjadi longsor, takutnya bisa terjadi yang besar lagi.   Sementara itu  tokoh pemuda Kamuu Utara, Yusak Keiya,  mengatakan bahwa jika tidak segera di tangani memastikan longsor besar – besaran. Sebab, didaerah itu rawan longsor   ‘’Kami kawatir sebab jalan ini menjadi akses kami satu satunya jalan utama untuk menuju Distrik Kamuu Timur,jika tidak segera di tangani maka kami akan terisolir’’kata Keiya.   Sisi lain dengan banyaknya perbuktian di sekitaran jalan,juga sangat mengancam pasalnya banyak  tanah yang sudah labil,dan jika tidak di lakukan pengedaman bisa saja akan terus longsor.   ‘’Banyak tebing yang labil dan ini juga membahayakan kami,sebab jika sewaktu waktu longsor maka jalan akan kembali terputus,saya sangat berharap agar pemerintah bisa tanggap,dan proyek yang masuk jangan asal jadi’’tegasnya. (ppn)