Adanya Kasus Perampokan Nasabah, Masyarakat dan Bank Diminta Lebih Waspada
NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Nabire, IPTU. I Komang Aswatama, SH, menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar selalu waspada atau hati-hati ketika baru selesai mengambil uang dari bank
Bagikan
NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Nabire, IPTU. I Komang Aswatama, SH, menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar selalu waspada atau hati-hati ketika baru selesai mengambil uang dari bank. Apalagi dalam jumlah yang besar, hingga ratusan juta rupiah. Himbauan ini disampaikan terkait sudah merebaknya kasus perampokan yang kebanyakan korbannya merupakan para nasabah bank.
Kata dirinya, untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas pencurian ataupun perampokan uang di wilayah Kabupaten Nabire, warga masyarakat hendaknya bisa lebih waspada dan hati-hati, jika melakukan transaksi pengambilan uang di bank. Apalagi transaksi hingga ratusan juta rupiah. Jika melakukan transaksi lebih dari puluhan juta, harus meminta pengawalan pihak kepolisian atau pihak Satpam bank setempat. Karena, yang namanya tindak kriminal perampokan, sebelum melakukan aksinya pasti para tersangka sudah lebih dahulu membuntuti korban, sejak masuk ke dalam bank.
“Kepada nasabah yang melakukan transaksi pengambilan uang sampai ratusan juta, kalau bisa jangan sendirian, kalau bisa berdua atau bertiga lebih baik. Dan minta pengawalan dari pihak Satpam bank sampai ke mobil atau motor, dan jangan sekali-kali meninggalkan uang di dalam jok motor atau di dalam mobil. Minimal harus ada yang tinggal di mobil untuk jaga uangnya. Karena pelaku itu biasa melakukan aksinya, karena ada kesempatan dan peluang yang cukup besar untuk melakukan tindakan kriminalitas,” tuturnya.
Kata Komang, jika memang diperlukan untuk dikawal sebelum mengambil uang, sudah harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, guna mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Karena, sangat tidak ada gunanya kita sesali setiap peristiwa, ketika semuanya sudah terjadi atau dengan kata lain, uang raib, pelaku kabur.
Dirinya juga menghimbau kepada pihak bank, agar melakukan pengamanan atau safety di dalam maupun di halaman kantor. Dengan menggunakan peralatan CCTV yang betul-betul baik dan kualitas gambarnya bagus. Sehingga ketika terjadi tindak pidana kriminal, setidaknya bisa membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut. Dan kepada pihak bank, dirinya juga mengatakan, untuk bisa menghimbau nasabahnya yang ingin mengambil uang lebih dari puluhan juta rupiah. Intinya, harus ada safety yang baik dari pihak bank sebelum nasabahnya keluar dari dalam bank. (cad)
Bagikan artikel ini



