6 Kepala Suku Pesisir Nabire Gelar Pertemuan Sikapi Rencana Pemekaran Papua Tengah
NABIRE - Menyikapi rencana pemekaran Provinsi Papua Tengah yang rencananya berkedudukan di Kabupaten Nabire, Kamis (4/7), enam kepala suku b
Bagikan
NABIRE - Menyikapi rencana pemekaran Provinsi Papua Tengah yang rencananya berkedudukan di Kabupaten Nabire, Kamis (4/7), enam kepala suku besar wilayah pesisir dan kepulauan Nabire menggelar pertemuan yang berlangsung di rumah Kelapa Suku Yaur. Pertemuan dipimpin Kepala Suku Besar Watee Nabire, Alex Raiki.Dikatakannya, Nabire ini harus dibangun, untuk itu selaku tokoh masyarakat dan pemilik hak datuk menyesal jika Nabire tidak dibangun. Sehingga dalam menyikapi rencana pemekaran Provinsi Papua Tengah yang beribukota di Nabire, enam kepala suku siap menjadi motor penggerak dan mengajak semua kepala suku di wilayah Meepago, Teluk Saireri dan semua paguyuban atau ketua–ketua kerukunan agar bersatu.Pada pertemuan itu juga diusulkan harus ada kajian ilmiah tentang rencana pemekaran Provinsi Papua Tengah. Dan juga harus ada dukungan dari bupati, wakil bupati, DPRD dan unsur Forkopimda. Selain itu juga diharapkan kedepan dalam pertemuan, semua pihak harus diajak untuk duduk bersama. Agar mereka juga ikut memberikan sumbangsih pikiran. Yang pada intinya kita ingin Nabire dibangun secara menyeluruh dari Goni Distrik Teluk Umar hingga Kamarisano Distrik Wapoga.Sementara itu salah satu tokoh asal Kampung Goni Distrik Teluk Umar secara tegas mengatakan, semenjak Kabupaten Nabire ini ada hingga saat ini masyarakat bagian Barat Nabire belum rasakan pembangunan jalan dan jebatan yang memadai. Sehingga lewat pertemuan yang dipimpin Kepala Suku Besar Watee, secara tegas dirinya meminta Provinsi Papua Tengah harus hadir. Agar pihaknya juga di bagian barat bisa disentuh pembangunan. (des)
Bagikan artikel ini



