6 Hal Penting Disampaikan Bupati Dumupa dalam Musrebangda 2018
DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dogiyai melaksanakan Musyawarah Perenc
Bagikan
DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Dogiyai melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah
(Murenbangda) Kabupaten Dogiyai pada tahun 2018 dalam rangka penyusunan Rencana
Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, belum lama ini bertempat di aula
Koteka Moge Moanemani Dogiyai. Dihadapan tokoh masyarakat, perempuan, pemuda, pejabat teras SKPD dan OPD, TNI/Polri, DPRD
Dogiyai dan perwira penghubung Polda Papua dan turut dihadiri fasilitator
instruktur dari Bappeda Propinsi Papua, Bupati Kabupaten Dogiyai Yakobus
Dumapa, SIP membuka secara resmi kegiatan
Murenbangda Kabupaten Dogiyai tahun 2019. Musrembanda Dogiyai seperti itu belum pernah dilakukan oleh Pemkab Dogiyai, dalam hal ini
Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai sebelumnya. Selama delapan tahun setelah
pemekaran dari kabupaten induk, Nabire itu,
Musrenbangda baru dilakukan di masa kepemimpinan Yakobus Dumapa dan
Wakilnya Oskar Makai, SH ini. Murni empat bulan bertugas setelah dilantik Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.,MH ini, musyawarah
perencanaan pembangunan daerah merupakan forum yang sangat penting tentunya
untuk mengevaluasi dan memikirkan arah perencanaan pembangunan daerah antara
SKPD dan pemangku kepentingan untuk
membangun daerah yang berkwalitas dan tepat sasaran. Musrenbang menjadi sarana untuk menciptakan dialog intera aktif antar SKPD dengan berbagai
elemen masyarakat guna singkronisasi berbagai masukan, program kegiatan serta
permasalahan yang ada di daerah. Selanjutnya, kata Bupati Dumupa, melalui
Musrembang daerah (RKPD) tahun anggaran 2019 ini mempunyai peran yang sangat
strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, karena RKPD ini akan
menjadi acuan dalam membuat kebijakan umum APBD Kabupaten Dogiyai tahun
anggaran 2019. Disamping itu, secara formal RKPD ini menjadi instrumen evaluasi untuk penyusunan capaian kinerja
penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena dalam RKPD memuat Juklak dalam
merealisasikan program kegiatan tahun 2019. Dengan demikian Bupati Kabupaten Dogiyai menyampaikan, beberapa hal yang harus didiskusikan,
dirumuskan dan disepakati dalam forum tersebut antara lain : 1. Dalam
penyusunan dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) maupun pelaku
pembangunan dalam penyusunan program prioritas memacu pada visi misi dan
program prioritas yang dijabarkan dalam dokumen RPJMD agar perencanaan dapat menyentuh
dan tepat sasaran kepada masyarakat. 2. Penyusunan dokumen perencanaan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi
juga harus memperhatikan pembangunan manusia, baik itu peningkatan kecerdasan
intelektual kecerdasan emosional kecerdasan spiritual, maupun kepentingan
kesehatan masyarakat. 3. Melalui Musrenbang ini dapat diharapkan kepada kepala
SKPD dan pemangku kepentingan untuk melihat secara serius permasalahan yang
sedang dihadapi oleh rakyat yang sifatnya urugen agar diprogramkan dan
dicarikan solusi supaya tahun depan bisa dijawab. 4. Setiap program kegiatan yang dibebankan pada dana APBD maupun APBN sebaiknya yang benar–benar
dibutuhkan oleh masyarakat dan sesuai kebutuhan. Bukan berdasarkan keinginan
SKPD, disamping itu perlu dipertimbangkan pula sinergitas program/kegiatan
antara SKPD dengan kemampuan keuangan daerah. 5. Pelaksanaan penyusunan
program/kegiatan pembangunan hendaknya memacu pada PP Nomor 8 tahun 2008
tentang tahapan tata cara penyusunan pengendalian dan evaluasi pelaksanan
pembangunan daerah sebagai penjabaran dari UU nomor 32 tahun 2004 tentang
pemerintahan daerah. 6. Musrembang ini wadah yang sangat penting untuk memikirkan dan merencanakan secara baik apa
yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat, sehingga Bupati Dogiyai Yakobus
Dumapa, SIP berpesan agar pimpinan SKPD dan OPD termasuk masyarakat secara luas
juga pihak keamanan, LSM dapat mengikuti dengan baik. Nantinya dapat menjadi
sebuah penilaian kita bersama terhadap keuangan daerah dan pembangunan secara
luas. Demikian beberapa hal yang disampaikan Bupati Dogiyai, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan
rahmat atas segala upaya yang kita lakukan. Terutama membangun Kabupaten
Dogiyai menuju ‘Dogiyai Bahagia’ yang sangat filosofis ini.(don)
Bagikan artikel ini



