PUNCAK — Di tengah bentang pegunungan Papua yang menjulang, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.309 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Bupati Elvis Tabuni memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIT itu berlangsung khidmat, aman dan tertib. Bupati Puncak Elvis Tabuni, S.E., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Letda CKM apt. Rasburhani Hanapi, S.Farm., lulusan SEPA PK TNI SUSGAKES Tahun 2023.

Komandan Paskibra Kabupaten Puncak dipimpin Letda Inf. Adhelpo Ezekiel Brian Bulo, lulusan Akademi Militer (Akmil) Angkatan 2024.

Sementara itu, tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih dipercayakan kepada putra-putri terbaik Kabupaten Puncak. Minceli Labene dari SMP Negeri 1 Ilaga bertugas sebagai pembawa bendera. Enius Mom dari SMA Negeri 1 Ilaga menjadi pembentang bendera, Lenis Tabuni dari SMA Negeri 1 Ilaga sebagai penarik bendera, dan Yerson Tabuni dari SMK Negeri 1 Ilaga sebagai penerima bendera.

Momentum peringatan kemerdekaan di Puncak tahun ini memiliki makna tersendiri. Upacara tidak sekadar menjadi ritual tahunan untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi ruang untuk meneguhkan kembali tekad seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan.

Dari ketinggian pegunungan Puncak, berkibarnya Merah Putih sekaligus menjadi simbol kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga semangat persatuan serta menegaskan bahwa Kabupaten Puncak merupakan bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Puncak, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, kepala suku, tokoh agama serta peserta upacara dari unsur TNI-Polri, ASN, Linmas dan pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA.

Namun, perhatian utama tertuju pada kehadiran 206 kepala kampung dan 25 kepala distrik dalam upacara tersebut.

Kehadiran ratusan kepala kampung dari seluruh wilayah Kabupaten Puncak menjadi pesan kuat bahwa roda pemerintahan di tingkat distrik dan kampung tetap berjalan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah pegunungan itu, pemerintah daerah ingin menunjukkan bahwa pelayanan pemerintahan dan kehidupan masyarakat terus bergerak.

Bupati Elvis Tabuni mengatakan, kehadiran seluruh kepala kampung sengaja dihadirkan untuk bersama-sama memperingati hari kemerdekaan dalam suasana damai dan penuh kebersamaan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tengah, kita bersyukur kepada Tuhan. Hari ini merupakan momentum bersejarah besar bagi Kabupaten Puncak. Saya undang seluruh kepala kampung sebanyak 206 kampung dengan tujuan bersama-sama memperingati HUT Republik Indonesia ke-81 dengan penuh damai, aman dan kondusif,” ungkap Elvis Tabuni usai upacara.

Bagi masyarakat Puncak, peringatan HUT ke-81 RI dari ketinggian 2.309 mdpl bukan sekadar angka dalam kalender nasional. Di tanah pegunungan itu, Merah Putih menjadi simbol harapan—bahwa pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat harus terus hadir hingga ke kampung-kampung yang berada jauh di balik lembah dan pegunungan.

Dari Puncak, pesan kemerdekaan itu disampaikan sederhana: pemerintahan tetap berjalan, masyarakat tetap bersatu, dan Merah Putih tetap berkibar. (cad)