DOGIYAI – Niat baik Bupati Dogiyai Yakobus Dumapa, SIP, yang mana telah berjanji memberikan insentif bagi saksi pewarta agama Islam dan Kristen  serta Katolik di kabupaten Dogiyai sebelumnya, akan terjawab atau dipenuhi. Pembayaran dilaksanakan melalui Dinas Sosial Kabupaten Dogiyai pada hari Jumat, 17 Mei 2019.Sebelum pembayaran Kepala Dinas Sosial Yanoarius Dou, S.Sos, mengundang Bupati Dogiyai untuk memberikan arahan di Aula Kingmi Moanemani Dogiyai dan Bupati Dumupa menyampaikan, pemerintah kabupaten Dogiyai memang sudah berjanji bahwa 424 orang saksi pewarta akan diberikan insentif.Bupati mengatakan, nilai uang sangat kecil 150 ribu rupiah sebagai simbol penghargaan diberikan setiap triwulan. Hal itu pemerintah sebelumnya tidak terpikirkan menerima sumber dana Otsus dan DAU 300 milar dibagi  ASN, honorearium, tenaga kontrak dan pegawai lepas.Tanggung jawab besar sementara ini di kabupaten Dogiyai adalah 400 lebih tenaga Satpol PP. Sementara anggaran pendapatan kita APBD Dogiyai belum juga mencapai satu triliun, kata Bupati Dogiyai kepada 424 orang yang menerima insentif pertama per triwulan itu.Motivasi Bupati Dogiyai akan mengirim ibadah haji termasuk kristen dan katolik ke Israel yang sementara dalam pengurusan paspor dan persyaratan lainnya. Mengingat kondisi anggaran, Bupati Dogiyai sampaikan juga soal pembagunan gereja bersama, dari gereja katolik, protestan dan Masjid bagi umat Islam, yang pasti ada bantuan dari pemerintah namun pasti nilainnya kecil.“Pasti saja itu tidak cukup sesuai permintaan pembangunan gereja sebanyak 85 proposal yang ada di meja Bupati Dogiyai itu, hal itu menjadi perhatian bagi pastor dan pendeta di daerah ini,” katanya seraya pada kesempatan itu, selaku bupati mengharpkan kepada kerukunan beragama untuk mencari solusi bersama menyangkut sosial keamanan, yang kian marak seperti pencurian dan minum mabuk yang ada di Dogiyai.(don)