25 Siswa Ikut UKK Keperawatan Hewan
NABIRE - Sebanyak 25 siswa SMK Negeri 1 Nabire mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi Jurusan Keperawatan Hewan. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, dari Senin hingga Kamis (17-20 Februari 2025), dan diuji oleh penguji eksternal, drh. Adi Rusna Prastian.

NABIRE - Sebanyak 25 siswa SMK Negeri 1 Nabire mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi Jurusan Keperawatan Hewan. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, dari Senin hingga Kamis (17-20 Februari 2025), dan diuji oleh penguji eksternal, drh. Adi Rusna Prastian.

Menurut Adi Rusna Prastian, ketika ditemui media ini seusai kegiatan, Kamis (20/02/2025), UKK ini terdiri dari dua bagian utama: ujian teori dan ujian praktik. Uji teori dilaksanakan selama satu hari, menguji pengetahuan siswa tentang berbagai aspek keperawatan hewan.
Sementara itu, ujian praktik berlangsung selama tiga hari, menguji keterampilan siswa dalam menangani hewan secara langsung. Salah satu materi yang diujikan dalam uji praktik adalah pemeriksaan umum dan klinis pada sapi.
Pemeriksaan umum meliputi pengukuran berat badan dan perkiraan umur sapi. Sedangkan pemeriksaan klinis meliputi pengambilan sampel darah dan feses (kotoran) sapi untuk dianalisis lebih lanjut.

Seluruh rangkaian UKK ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Nabire. Adi Rusna Prastian menjelaskan, bahwa siswa telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengikuti ujian ini.
UKK ini bertujuan untuk mengukur kompetensi siswa setelah menyelesaikan pendidikan di jurusan Keperawatan Hewan. Hasil UKK ini akan menjadi salah satu indikator kualitas lulusan SMK Negeri 1 Nabire.
Sebelumnya, para siswa telah mengikuti berbagai persiapan, termasuk latihan intensif dan bimbingan dari guru-guru keperawatan hewan. Mereka juga telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi uji tersebut.

Setelah mengikuti UKK, para siswa diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh di dunia kerja. Mereka juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor peternakan di Indonesia, khususnya di wilayah Nabire.(amd)
Bagikan artikel ini



