25 Kursi Akan Diperebutkan Hampir 300 Calon Anggota DPRD
NABIRE - Sebanyak 25 kursi DPRD Kabupaten Nabire akan diperebutkan sekitar hampir 300 Calon Anggota DPRD Kabupaten Nabire dari 12 Parpol peserta Pemilu Legislatif 2014. Ke-25 kursi tersebut tersebar di 4 Daerah Pemilihan yakni Dapil 1 dengan 9 kursi, Dapil 2 dengan 7 kursi,
Bagikan
NABIRE - Sebanyak 25 kursi DPRD Kabupaten Nabire akan diperebutkan sekitar hampir 300 Calon Anggota DPRD Kabupaten Nabire dari 12 Parpol peserta Pemilu Legislatif 2014. Ke-25 kursi tersebut tersebar di 4 Daerah Pemilihan yakni Dapil 1 dengan 9 kursi, Dapil 2 dengan 7 kursi, Dapil 3 dengan 4 kursi dan Dapil 4 dengan 5 kursi.Menjadi kewajiban bersama sebagai aparatur negara untuk menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu), baik itu Legislatif maupun Pemilu Presiden.
Demikian diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire, Petrus Rumere, S.Sos., didampingi anggota KPU Agus Salim,S.Ag., diacara sosialisasi Pemilu 2014 di Kodim 1705/Paniai.Terang Ketua KPU, pembagian jumlah kursi itu dilihat dari jumlah penduduk. Seperti Dapil 1 yang jumlah kursinya mencapai 9, disebabkan jumlah penduduk di Dapil 1 itu sangat padat/banyak.Dikatakan Petrus Rumere, sebelum pada tahap pencoblosan, akan dilaksanakan kampanye secara terbuka. Sehari sebelumnya akan dilakukan nota kesepakatan antara KPU, Panwaslu, Parpol peserta Pemilu dan Caleg untuk menandatangani kampanye damai, lalu dilaksanakan pawai keliling bersama.“Sebagai Ketua KPU Nabire, saya memberikan apresiasi kepada Kodim 1705/Paniai yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, tentu sosialisasi terkait Pemilu utamanya Legislatif yang kurang 1 bulan lagi menjadi sangat penting. Sebagai aparatur negara, TNI dan Polri mempunyai tugas untuk memastikan Pemilu 9 April berjalan dengan aman, lancar dan sukses, begitu pula dengan kami KPU sebagai penyelenggara harus tetap netral,” tuturnya.“Tugas agar Pemilu 9 April berjalan dengan aman, lancar dan sukses itu menjadi tugas kita semua baik KPU, pemerintah, TNI, Polri serta seluruh komponen masyarakat yang ada,” imbuhnya.Dikatakan Petrus Rumere, tingga 27 hari lagi Pemilu Legislatif 9 April dilaksanakan. KPU sebagai penyelenggara sejak terbentuk, telah melakukan sosialisasi, baik di distrik-distrik, sekolah-sekolah, kampus, sosialisasi untuk pemilih pemula dan sosialiasi akan terus dlakukukan hingga 5 April mendatang.Ketua KPU berharap kepada tokoh agama, adat, masyarakat, perempuan dan tokoh pemuda serta komponen masyarakat lain untuk memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat terkait Pemilu 9 April dalam rangka menyukseskan Pemilu dengan jalan memberikan hak suaranya.“Untuk PNS di lingkungan pemerintahan Kabupaten Nabire tentu sudah dilaksanakan oleh bupati, di lingkungan TNI oleh Dandim, Danyonif 753/AVT, Dandenzipur 12/OHH Nabire dan Dansubdenpom Nabire dengan catatan bahwa mereka ini tetap netral,” ungkapnya.Dalam pelaksanaanya nanti, undangan untuk mencoblos, KPU akan meminta petugas dibawah agar menyampaikan kepada calon pemilih 2-3 hari sebelum hari-H pencoblosan. Hal itu untuk memberikan waktu kepada pemilih di TPS mana harus mencoblos dan menghindari kebingungan pemilih bila pemberian undangan disampaikan secara mendadak.KPPS Ditetapkan 7 Hari Sebelum Hari-HSementara itu, seusai sosialisasi, menyikapi pernyataan salah satu Ketua DPC Parpol peserta Pemilu 2014, Ketua KPU Nabire menyatakan bahwa anggota KPPS baru akan ditetapkan dan diumumkan pada 7 hari sebelum hari-H (pencoblosan).“Untuk anggota KPPS, kita akan tetapkan pada 7 hari sebelum hari-H,” ujarnya.Ditegaskan Petrus Rumere, KPU Nabire telah berkomitmen bahwa proses penyelenggraan Pemilu 2014 akan dijalankan sesuai aturan perundang-undangan yang ada.“Dari awal kami dari KPU Nabire telah berkomitmen bahwa proses Pemilu 2014 akan digiring diatas aturan yang ada. Tidak ada yang akan mengintervensi KPU, KPU tetap netral, KPU tidak berpolitik apalgi memihak pada salah satu parpol tertentu,” tandasnya. Sosialisasi yang juga dihadiri Perwira Ahli Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. Agus Hermawan itu, juga dihadiri Dandim 1705/Paniai, Letkol. Inf. Rudy Jayakarta Runtuwene, Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea,S.Ik.,M.Si.,Danyonif 753/AVT, Mayor Inf. M. Mahbub Junaedi, Dandenzipur 12/OHH Nabire, Kapten Czi. Zaenal Arifin, Dansubden POM 1-2/XVII, Kapten CPM. Didin Sutisna, Kepala Kesbangpol Linmas Kabupaten Nabire, Dra. Nany Prihatini, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, perempuan dan tokoh pemuda. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



