2.440 Vaksin Tiba di Nabire, Penyuntikan Dipersiapkan
NABIRE – Selasa (26/1/2021) pagi kemarin, 2.440 vaksin Covid-19 tiba di Nabire, diangkut menggunakan pesawat Wings Air dari Jayapura.K
NABIRE – Selasa (26/1/2021) pagi kemarin, 2.440 vaksin Covid-19 tiba di Nabire, diangkut menggunakan pesawat Wings Air dari Jayapura.
Kedatangan vaksin dijemput langsung Jubir Satgas Covid-19 Nabire, dr. Frans Sayori, Ketua Harian Satgas Covid-19 Nabire, Victor Fun, dan Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jefri Tambunan.
Setibanya di Bandara Nabire, vaksin langsung dibawa ke Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Dinas Kesehatan Nabire.
Vaksin akan berada di IFK Dinas Kesehatan Nabire sampai dengan proses penyuntikan dilaksanakan.
Menyinggung jadwal penyuntikan vaksin di Kabupaten Nabire, kata Jubir satgas Covid-19 Nabire, dr. Frans Sayori, hal tersebut masih sedang dikoordinasikan dan dipersiapkan.
Untuk persiapannya adalah pelatihan tenaga vaksinator untuk penyuntikan, persiapan tempat vaksinasi, serta persiapan pembiayaan untuk didistribusikan ke Puskesmas-Puskesmas yang tersebar di wilayah Nabire.
Kata dia, sebagian besar tahapan sudah dilalui.
Saat ini pihaknya sedang fokus pelatihan tenaga vaksinator.
Jadi kemungkinan Februri mendatang baru pelaksanaannya.
“Tadi pagi diangkut pesawat Wings dalam dua koli besar.
Vaksin untuk Covid-19 tersebut dikawal ketat aparat keamanan sesuai prosedur dan dibawa ke gudang farmasi di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Nabire.
Ribuan vaksin tersebut disimpan di ruangan bersuhu 2 hingga 8 derajat yang fasilitasnya disiapkan bidang farmasi.
Intinya sudah di dugang yang sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan,” papar dokter Sayori ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (26/1/2021).
Informasi yang diterima media ini, alokasi Distribusi Vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Nabire, sebanyak 2.440, dengan jumlah alokasi vaksin untuk pejabat sebanyak 10 dan target sasaran sumber daya manusia kesehatan sebanyak 1.198 vaksin.
Artinya di tahapan pertama nanti, vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga penunjang di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) sebagai prioritas utama, hingga April 2021.
Sementara di tahap kedua, petugas pelayanan publik, TNI/Polri, aparat hukum dan lansia diatas 60 tahun menjadi prioritas selanjutnya.
Di tahap ketiga, warga masyarakat yang rentan dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi, akan menjadi sasaran berikutnya pemberian vaksin, dari bulan April 2021 hingga bulan Maret 2022.
Dan di tahap keempat, warga masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin akan menjadi prioritas berikutnya, dari bulan April 2021 hingga bulan Maret 2022.
Sedangkan warga yang menerima vaksin berusia 18 hingga 59 tahun.
Mereka yang akan divaksin akan mendapat pemberitahuan berupa SMS, selanjutnya warga tersebut akan mengisi form dan mendapat E-Tiket untuk diproses mendapat vaksin.
“Sasaran penerima untuk tahap pertama adalah tenaga kesehatan (Nakes), TNI/Polri, ASN yang berumur 18-59 tahun yang telah memenuhi syarat dan tidak memiliki riwayat penyakit atau komorbid,” tambah dokter Sayori.
Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jefri P Tambunan, SIK menambahkan, jumlah personil keamanan yang menjemput dan mengawal vaksin dari bandara sampai ke gudang sebanyak 14 orang.
“Intinya bahwa vaksin hasil di kawal dan diamankan sehingga tugas ini sudah kami laksanakan,” tambah AKP Tambunan.(ist)
Bagikan artikel ini



