NABIRE – Sebanyak 16 orang tiba di Nabire menggunakan perahu, Minggu (12/04) sore, di Pantai Kalibobo. Ke 16 orang tersebut berasal dari Manokwari. Hal itu dibenarkan Kapolres Nabire, AKBP Sonny Nugroho, S.IK, saat dimintai keterangan oleh Nabire.Net minggu malam. Dijelaskan Kapolres, sesuai informasi yang ia terima, 16 orang penumpang perahu tersebut berasal dari Manokwari Minggu pagi. Mereka disambut oleh Kasat Intelkam Polres Nabire, dokter dari Polres Nabire, serta sejumlah aparat kepolisian. Mereka kemudian dibawa menuju Posko Dinkes Nabire dan menjalani pemeriksaan sesuai standar prosedur yaitu pengukuran suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi atau gejala covid-19, akhirnya mereka diijinkan pulang untuk dikarantina.  Namun direncanakan pada Rabu (15/04), mereka akan menjalani pemeriksaan darah lengkap di RSUD Nabire. Diduga ke 16 orang ini adalah penumpang Kapal Tidar yang ditolak di Nabire dan diturunkan di Manokwari. Karena sebelumnya mereka menjalani karantina di Manokwari sesuai surat rekomendasi Jubir Satgas Covid-19 Papua Barat. Adapun waktu karantina mereka sama dengan kedatangan KM Tidar di Manokwari yakni 27 Maret 2020. Kantongi Surat Rekomendasi Jubir Satgas Covid Papua Barat Dari informasi yang diterima, saat tiba di Nabire, ke 16 warga tersebut menunjukkan surat rekomendasi dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, Derek Amphnir, S.Sos, M.M, yang menyatakan mereka sudah menjalani karantina dari 27 Maret hingga 10 April 2020. Dalam surat tersebut, dijelaskan, mereka menjalani karantina di Masjid Rahmatanlilalamin, Anday, kabupaten Manokwai, Papua Barat. Diduga ke 16 orang ini adalah penumpang Kapal Tidar yang ditolak di Nabire dan diturunkan di Manokwari, karena waktu karantina mereka sama dengan kedatangan KM Tidar di Manokwari yakni 27 Maret 2020. Mereka sendiri diberangkatkan dari Pantai Maruni Manokwari, dan tiba di Nabire Minggu sore (12/04). Rombongan ini sudah menjalani pemeriksaan di Posko Covid-19 Dinkes Nabire, dan dari hasil pemeriksaan awal sesuai standar prosedur yaitu pengukuran suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan. Namun direncanakan pada hari rabu (15/04), mereka akan menjalani pemeriksaan darah lengkap di RSUD Nabire. (ist)