NABIRE - Sidang Jemaat XXXVIII Gereja Kristen Injili (GKI) Imanuel Kota Lama Nabire, yang berlangsung Selasa (01/12) bertempat di gedung Gereja Imanuel Jalan Trikora Kota lama Nabire, berjalan alot.

Dalam pembacaan Laporan Panitia Sidang Jemaat XXXVIII GKI Imanuel Kota Lama tahun 2020 yang dibacakan Ketua Panitia, Deus Manuaron, S.IP mengatakan, Tema yang diambil pada Sidang Jemaat kali ini adalah “Datanglah Kerajaanmu” dan Sub Tema “Melalui Sidang Jemaat Ke – XXXVIII GKI Imanuel Kota Lama Membawa Perubahan Dalam Sikap, Kedewasaan Iman dan Kasih, Yang Menghadirkan Tanda-tanda Kerajaan Allah Melalui Kesaksian Tri Panggilan Gereja”.

Sidang Jemaat Ke –XXXVIII GKI Imanuel Kota Lama Tahun 2020 di ikuti oleh 132 Peserta Sidang dari berbagai Unsur, namun sampai pada saat berakhirnya Sidang Jemaat tersebut, jumlah Peserta Sidang kurang dari 132 Peserta.

     Kata Manuaron, bahwa sejak terhitung pada bulan Februari 2020, sesuai dengan mandat dan Surat Keputusan (SK)  Pelantikan Sidang Jemaat Ke- XXXVIII GKI Imanuel Kotalama Tahun 2020, Panitia sudah bekerja secara maksimal hingga pada saat ini, Sidang Jemaat bisa terlaksana dengan baik.

  “Usaha-usaha dana yang telah di upayakan oleh Panitia, melalui Basar dan juga iuran Panitia, sumbangan-sumbangan, Panitia dapat mengumpulkan dana sebesar empat puluh juta lebih.

Harapan kami, pada sidang jemaat ini para peserta sidang yang telah di tunjuk mewakili utusan jemaat atau unsur dapat memberikan sumbangsih pikiran, dan memberikan sebuah keputusan yang bermanfaat kedepan,” ungkapnya.

  Dirinya juga selaku Ketua Panitia, meminta maaf kepada para peserta Sidang Jemaat XXXVIII GKI Imanuel Kota Lama, jika dalam persiapan, dan pada saat berlangsungnya sidang, hingga berakhirnya sidang tersebut, ada kekurangan- kekurangan atau perbuatan dari pihak Panitia yang kurang berkenan, baik di sengaja maupun tidak di sengaja, sebagai Ketua Panitia Sidang Jemaat memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKI IMANUEL Kota Lama, Pendeta Sandie N. Ischak, S.Si dalam sambutannya mengatakan, tahun 2020 Jemaat GKI Imanuel di hadapkan dengan situasi kondisi yang sangat mengganggu seluruh aspek kehidupan kita, baik itu di lingkungan rumah tangga kita, lingkungan tempat kerja kita, bahkan di lingkungan gereja kita.

Selama Pandemic Covid- 19 yang melanda dunia, terlebih khusus bagi warga jemaat Imanuel, semua tugas dan tanggung jawab pelayanan tidak dapat di jalankan secara maksimal sampai dengan hari ini.

  Kata dirinya, di penghujung tahun pelayanan 2020, Jemaat GKI Imanuel melakukan evaluasi atau pertanggung jawaban Pokok-pokok Program Panggilan Gereja atau P4G dan Anggaran Pendapatan Belanja Gereja atau APBG Tahun 2020, serta membuat rancangan P4G dan dan rancangan APBG Tahun 2021 ke dalam Sidang Jemaat Ke –XXXVIII Tahun 2020.

“Saya berharap, Sidang Jemaat Ke XXXVIII Tahun 2020 GKI Imanuel Kota lama, dapat menghadirkan tada-tanda kerajaan Allah dan bukan menjadikan sidang ini sebagai ajang perdebatan atau saling menyalahkan satu dengan yang lain dan yang pada akhirnya dapat mewujudnyatakan sebuah perubahan sikap dalam iman dan percaya.

Serta, kedewasaan iman yang sungguh-sungguh memenuhi Tri Panggilan Gereja.

saya mengucapkan kepada kita sekalian, selamat bersidang, dan Tuhan Yesus Memberkati, Amin,” pungkasnya. (cad)