Mesak Magai: Nabire dan Timika Jadi Tolak Ukur Pendidikan Papua Tengah
“Marilah kita bekerja dengan ketulusan hati,” ujar Mesak dalam pertemuan tersebut.
Pencarian
391 artikel cocok dengan pencarian Anda.
“Marilah kita bekerja dengan ketulusan hati,” ujar Mesak dalam pertemuan tersebut.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pembelajaran sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih dihadapi sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah tersebut.
Pendampingan diarahkan untuk mendorong aparatur pemerintah semakin tertib menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi resmi.
Selama ini, kata Aner, sejumlah siswa Intan Jaya harus dikirim ke luar Papua untuk melanjutkan pendidikan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian pembangunan secara langsung.
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dalam sambutannya diwakili Asisten III Setda Papua Tengah, Victor Fun, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak mendasar setiap anak tanpa terkecuali.
Dalam sambutan Gubernur Meki Nawipa, yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah Victor Fun, S.Sos, M.Si, Rabu, (16/9/26) mengatakan, pendidikan adalah hak setiap anak. Karena itu, setiap anak di Papua Tengah harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Aksi yang melibatkan kalangan pelajar dan mahasiswa tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 12.30 WIT.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama pimpinan lembaga gereja se-Tanah Papua menyepakati sejumlah langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan di Papua Tengah.
Seminar mengangkat tema “Membuka Cakrawala, Merawat Kearifan: Inovasi Pendidikan Terbuka Menuju Papua Emas” dengan pemateri Dr. Ferdinand Risamasu, S.E., M.Sc., Agr., Wakil Rektor II Universitas Cenderawasih.