Disnakertrans Nabire Siapkan Pelatihan Tata Boga
Pelatihan tata boga yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober mendatang ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keahlian praktis.
Indeks
Semua laporan terkini dari Nabire, Papua Tengah, dan sekitarnya — diperbarui sepanjang hari.
Diperbarui
Pelatihan tata boga yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober mendatang ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keahlian praktis.
Upacara tradisi tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat sebagai bagian dari proses penerimaan, sekaligus penanaman nilai-nilai dasar keprajuritan kepada personel yang secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kostrad.
Pagi itu, Senin (10/8/2026), lapangan di jantung Sugapa berubah menjadi ruang perjumpaan. Para aparatur pemerintah dan perwakilan lembaga berkumpul, mengenakan pakaian olahraga, bersiap mengikuti rangkaian perlombaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 49 peserta didik baru dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok 1 berjumlah 25 siswa, sementara Kelompok 2 terdiri dari 24 siswa.
eputusan krusial tersebut diumumkan langsung oleh Manajer Persipura Jayapura, Eveline Sanita Injaya, dalam sesi manager meeting bersama seluruh pemain, Rabu (23/9/2026).
Kepala DLH Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, ST., MT., menjelaskan kegiatan penertiban ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi kedua instansi pada pekan lalu.
Pihak DLH menjelaskan, TPS yang resmi dan sah ditangani oleh pemerintah merupakan lokasi yang dilengkapi dengan fasilitas kontainer sampah.
Turnamen tersebut akan berlangsung di Lapangan Mini Soccer Satpolairud Polres Nabire, Distrik Nabire Timur pada Oktober mendatang. Sejumlah tim pelajar SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Nabire dijadwalkan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Pemberian bantuan bibit pohon Cemara, sesuai janji Gubernur Meki Nawipa, ketika kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Papua Tengah kedua tahun 2026, belum lama ini di Deiyai.
Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire, Yohanes Aris Pakombong, S.E., M.Si., dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa terdapat 11 jenis fasilitas mesin atau peralatan beserta pelatihan yang diserahkan kepada kelompok penerima manfaat.
Penyaluran ini difokuskan khusus bagi warga negara Republik Indonesia yang berada di wilayah Kabupaten Nabire dan mengalami musibah kebakaran akibat kemarau panjang.
Yohan Marei menjelaskan, pihak kelurahan akan segera mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu dengan para ketua RT setempat. Koordinasi ini dinilai sangat penting untuk memvalidasi data penerima di lapangan agar tidak terjadi tumpang tindih.