NABIRE – Yayasan Yaberkat telah berupaya menyekolahkan 15 anak Suku Auye di Kampung Taumi, Distrik Wapoga, pada sejumlah sekolah yang ada di Kota Nabire. Dari 15 anak itu, sebanyak 8 anak telah disekolahkan, sedangkan  7 anak lainnya akan disekolahkan di tahun 2022 ini. 

Menyekolahkan ke-7 anak Suku Auye sesuai permintaan Bupati Nabire, Mesak Magai, yang disampaikan melalui Yayasan Yaberkat beberapa waktu lalu. Sehingga ketujuh anak juga sudah ada di Nabire untuk disekolahkan di sejumlah sekolah yang ada di Kota Nabire. 

Ketua Yayasan Yaberkat , Pdt. Jhon Bani, kepada Papuapos Nabire, mengatakan, ke-15 anak Suku Auye yang bersekolah di Kota Nabire akan tinggal di asrama yang akan dibangun di Nabire.  Lahan tanah yang akan dibangun asrama sudah ada, dan dana untuk membeli lokasi bangun asrama anak-anak Suku Auye, sudah dialokasikan tinggal akan dihibahkan saja.  Sehingga anak–anak Suku Auye itu sementara masih ditanggung Yayasan Yaberkat.  Setelah dibangun asrama oleh pemerintah daerah, anak-anak itu akan tinggal di asrama selama mereka bersekolah.

“Di Kampung Taumi dan sekitarnya di Wapoga ada satu sekolah SD namun anak–anak juga kadang pergi ke sekolah kadang tidak pergi ke sekolah. Karena anak–anak itu kebanyakan ikut orang tuanya ke kebun dan berburu. Sehingga keseriusan anak-anak untuk mau belajar di sekolah itu masih kurang.  Maka sejumlah anak Suku Auye bisa sekolah di Nabire, sebagai satu langkah maju yang sangat bagus. Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia Suku Auye yang berkwalitas di daerah Nabire, khususnya SDM Suku Auye, suku yang bisa dikatakan masih banyak ketertinggalan, khususnya di bidang pendidikan,” katanya.

Dia menambahkan, kebanyakan anak–anak Suku Auye disekolahkan di luar wilayah Distrik Wapoga. Karena kondisi gedung sekolah yang kurang layak dan juga tidak ada guru PNS yang bertugas di sekolah SD Taumi Distrik Wapoga, dan ada beberapa alasan lainnya.  Sehingga tanpa melihat keterbatasan yang ada di yayasan, melalui Yayasan Yaberkat, sedang dan akan terus berupaya menyekolahkan anak-anak Suku Auye juga dapat memperoleh pendidikan yang layak, agar suatu kelak mereka juga akan menjadi manusia yang berguna bagi banyak orang dan dapat membangun daerah, masyarakat di daerah Nabire. 

Dia juga mengharapkan kepada pemerintah daerah, dapat mendukung kerjasama yang baik dengan yayasan. Agar kedepannya, melalui Yayasan Yaberkat akan terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia, khususnya anak–anak Suku Auye yang belum memperoleh pendidikan secara layak. (hbb)