NABIRE – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Teknologi dan Rekayasa Nabire menyatakan kesiapannya untuk sepenuhnya melaksanakan program Bantuan Pendidikan Gratis dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Komitmen ini diserukan setelah sekolah tersebut menggelar sosialisasi bersama orang tua siswa dan pengurus komite pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Kepala SMK Negeri 2 Nabire, Yanuarus Wakei, S.Pd., menjelaskan bahwa sosialisasi ini dilakukan untuk memastikan pemahaman yang seragam di antara seluruh pihak terkait, khususnya mengenai penghapusan biaya sekolah.

Dalam rapat yang melibatkan orang tua siswa Kelas X, XI, dan XII tersebut, pihak sekolah mengumumkan kebijakan penting terkait biaya pendidikan yaitu ssbagai berikut :

• Pemutihan Tunggakan: Uang sekolah siswa yang belum dibayar selama satu tahun berjalan akan tidak dipungut lagi dan diputihkan.

• Pengembalian Dana: Apabila orang tua siswa sudah terlanjur membayar uang sekolah untuk semester genap, dana tersebut akan dikembalikan kepada orang tua siswa.

"Pada intinya, kami SMK Negeri 2 Teknologi dan Rekayasa Nabire siap menjalankan Program Pendidikan Gratis dan tidak akan memungut uang sekolah lagi," tegas Yanuarus Wakei.

Program pendidikan gratis ini disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh orang tua siswa dan pengurus komite sekolah.

Mereka secara terbuka menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah atas perhatian besar terhadap pendidikan anak-anak mereka. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah dan Kepala Bidang Data Provinsi Papua Tengah atas dukungan implementasi program tersebut.

Pelaksanaan program Pendidikan Gratis ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan memastikan seluruh siswa di Papua Tengah dapat mengakses pendidikan kejuruan tanpa terkendala biaya.(pal/you)