Yahya Waita Tekankan Sinergi PASI Kabupaten dan Provinsi, Atlet Disiapkan Menuju Kejurnas
“Koordinasi antara pengurus PASI provinsi dan kabupaten harus terus diperkuat agar pembinaan atlet berjalan terarah. Dengan begitu, atlet-atlet potensial dapat dipersiapkan untuk mewakili Papua Tengah dalam berbagai kejuaraan,” demikian penekanan Yahya dalam sambutannya.

NABIRE - Sekretaris Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Papua Tengah, Yahya Waita, menekankan pentingnya sinergi antara pengurus PASI tingkat provinsi dan kabupaten untuk memperkuat pembinaan atlet serta mempersiapkan atlet potensial menghadapi kejuaraan tingkat nasional.
Hal itu disampaikan Yahya saat membuka Musyawarah PASI Kabupaten Nabire periode 2026–2030 yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selasa (13/10/2026).
Dalam sambutannya, Yahya berharap kepengurusan PASI Kabupaten Nabire yang baru dapat bekerja sama dalam menjalankan program organisasi, khususnya pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan atlet tidak dapat hanya mengandalkan pengurus tingkat provinsi. Peran pengurus kabupaten juga sangat penting karena menjadi salah satu ujung tombak dalam menemukan, membina dan mengembangkan potensi atlet di daerah.
“Koordinasi antara pengurus PASI provinsi dan kabupaten harus terus diperkuat agar pembinaan atlet berjalan terarah. Dengan begitu, atlet-atlet potensial dapat dipersiapkan untuk mewakili Papua Tengah dalam berbagai kejuaraan,” demikian penekanan Yahya dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 November 2026 di Timika. Namun, pelaksanaan agenda tersebut masih menunggu kepastian melalui pertemuan lanjutan bersama pihak terkait.
Selain Kejurda, Yahya mengingatkan pentingnya persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Senior yang dijadwalkan pada 20 November 2026.
Ia berharap PASI Papua Tengah bersama seluruh pengurus kabupaten dapat segera berkoordinasi untuk menyiapkan atlet yang akan mengikuti kompetisi tersebut. Persiapan yang terarah diperlukan agar atlet Papua Tengah memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
Menurut Yahya, keterlibatan pengurus kabupaten dalam menyiapkan atlet merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memajukan olahraga atletik di Papua Tengah.
Melalui musyawarah tersebut, ia berharap kepengurusan PASI Kabupaten Nabire periode 2026–2030 mampu memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, meningkatkan koordinasi organisasi serta membangun kerja sama yang solid dengan PASI provinsi demi mendorong peningkatan prestasi atlet.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nabire, Simon Londe, mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah PASI Kabupaten Nabire periode 2026–2030.
Simon mengatakan, PASI menjadi cabang olahraga kedelapan di Kabupaten Nabire yang telah melaksanakan proses pembentukan kepengurusan secara resmi.
Menurutnya, pembaruan kepengurusan cabang olahraga menjadi bagian penting dalam penataan organisasi olahraga, terutama setelah adanya peralihan administrasi dan organisasi dari Provinsi Papua ke Provinsi Papua Tengah.
Ia menjelaskan, KONI Kabupaten Nabire terus mendorong seluruh cabang olahraga agar segera memperbarui struktur kepengurusan masing-masing. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan setiap organisasi memiliki kelengkapan administrasi dan tercatat secara resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
Simon juga mengapresiasi proses musyawarah PASI Kabupaten Nabire yang dilaksanakan melalui mekanisme organisasi dengan melibatkan pihak-pihak yang memiliki hak suara.
Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan roda organisasi secara tertib, memperkuat pembinaan atlet serta berkontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Nabire.
Menurut Simon, pembaruan kepengurusan tidak sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi juga menjadi landasan bagi organisasi untuk menjalankan program kerja secara terarah dan berkelanjutan.
Dengan kepengurusan yang tertata dan koordinasi yang baik, ia berharap PASI Kabupaten Nabire dapat berperan lebih aktif dalam mencetak atlet berprestasi serta mendukung pengembangan olahraga atletik di Papua Tengah. (amd)
Bagikan artikel ini



