NABIRE - Guna mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nabire tahun 2024 yang aman dan kondusif, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire, peserta Pilkada penyelenggara Pilkada, TNI dan Polri serta sejumlah tokoh masyarakat menyepakati lima poin kesepakatan bersama.


Penandatangan kesepakatan bersama Pemilukada Nabire tahun 2024 aman, damai dan kondusif itu, selain ditandatangani pihak peserta dan penyelenggara Pilkada, Forkopimda Nabire juga dibumbui tanda tangan oleh 20 tokoh masyarakat, adat dan agama yang berada di Kabupaten Nabire.


Pantauan media ini, sebelum penandatangan kesepakatan bersama yang memuat lima poin penting itu, diantaranya yakni semua pihak sepakat dan siap mengikuti Pilkada Serentak di Kabupaten Nabire tahun 2024 secara jujur, adil, santun dan bermartabat dalam suasana aman dan kondusif.


Selain itu, menolak segala bentuk isu-isu yang berbau SARA, provokasi, hoax dan ujaran kebencian serta bentuk kekerasan lainnya selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, para pihak ini dipandu Sekda Nabire, Pieter Erari, menyebutkan isi dari kesepakatan bersama tersebut.


Diluar dua poin diatas, tiga poin lainnya, yakni TNI dan Polri siap mengamankan dan sepakat menjunjung tinggi netralitas pada penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2024 dan peserta Pilkada sepakat untuk menghormati dan menghargai hasil perolehan suara (siap kalah/siap menang) pada Pilkada yang dilaksanakan 27 November 2024 nanti.


Dan terakhir, disepakati untuk tunduk dan patuh pada peraturan perundang-undangan berlaku serta mengutamakan kepentingan umum dan menghormati hak asasi manusia. Selanjutnya usai ditandatangani sejumlah pihak tersebut ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah.(wan)