NABIRE - Setelah dilepas secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USWIM Nabire yang diwakili Kepala Tata Usaha FISIP, Petrus Mangambe, SH, M.Si, Kamis (28/11), sebanyak 32 orang mahasiswa semester V Program Study Administrasi Negara. Mahasiswa yang melakukan PKL di Distrik Napan Kabupaten Nabire ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Sosiologi Pedesaan sehingga wajib melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) sebelum mengikuti ujian akhir semester ganjil. Praktek Kerja Lapangan (PKL) para mahasiswa ini berhasil melakukan sejumlah kegiatan yang melibatkan berbagai komponen masyarakat seperti, pembersiahan di lingkungan  tugu, penyerahan bantuan berupa alat-alat olahraga kepada pelajar SD Inpres Mosan, SMP N 1 Napan  dan SMA N 1 Napan.  Selain itu, mahasiswa praktek ini juga melibatkan KPAD/primary guna memberikan penyuluhan tentang bahayanya  HIV/AIDS.“Kegiatan mahasiswa ini adalah guna mewujudkan salah satu tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Di lokasi PKL mahasiswa kami sudah  melakukan   berbagai kegiatan seperti penyerahan bantuan alat-alat olahraga ke beberapa sekolah, melakukan kerja bakti dan mahasiswa praktek juga telah mengajak masyarakat  untuk mendengarkan penyuluhan dari Primary tentang bahayanya HIV/AIDS,” Demikian seperti yang disampaikan Ketua Program Study Ilmu Administrasi Negara FISIP USWIM Nabire, John Wear Suprapto, S.Sos.M.Si  ketika ditemui media ini Senin (2/12) di Kantor FISIP USWIM Nabire.Di tempat yang sama, salah satu pengajar mata kuliah Sosiologi Pedesaan, Dominikus Parera,S.Sos.M.Si menambahkan, mahasiswa yang mengontrak mata kuliah  Sosiologi Pedesaan wajib untuk mengikuti PKL dan selanjutnya mahasiswa ini juga wajib untuk membuat jurnal indivudu dan kelompok.” Sebagaimana biasanya, setelah mahasiswa mengikuti PKL harus membuat proposal dan hasil penulisan karya ilmiah ini pasati diseminarkan,” ujar Parera. (rik)