NABIRE – Warga dan masyarakat Kampung Airmandidi, Samabusa Distrik Teluk Kimi Kabupaten Nabire, Jumat (17/11/2017) kemarin, menggelar aksi damai mempertanyakan belum dilaksanakannya pembangunan Jalan Kampung Airmandidi yang hingga kini dapat dikatakan terhambat pelaksanaannya. Polemik pekerjaan Jalan di Kampung Airmandidi bersumber dari dana APBD Provinsi Papua ini, lantaran diduga ada pihak/oknum-oknum tertentu yang mencoba untuk menghalangi pekerjaan jalan tersebut.  Koordinator aksi damai, tuntut segera dikerjakan proyek pembangunan Jalan Kampung Airmandidi Distrik Teluk Kimi tersebut, Andriana S, ketika ditemui awak media ini siang kemarin menyampaikan, aksi damai kami ini sebenarnya ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire dan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nabire. Namun berhubung dikabarkan Bupati Nabire tidak ada di tempat dan kantor DPRD dipalang, maka kami menggelar aksi damai di Mapolsek Nabire Kota. Terangnya, kami pada prinsipnya ingin mempertanyakan dan meminta kepada Pemda Nabire untuk segera melihat persoalan (pekerjaan Jalan Kampung Airmandidi) ini. Mengingatnya, saat ini sudah masuk pengujung tahun anggaran dan menjelang Natal dan Tahun Baru, dengan harapan polemik pembangunan Jalan Kampung Airmandidi akhir-akhir segera dikerjakan.   Disini, kami tidak berbicara atau mempersoalkan kontraktor siapa ataupun pihak mana saja, yang penting kami gelar aksi ini agar pembangunan Jalan di Kampung Airmandidi ini segera dilaksanakan. “Kami inginkan pembangunan di kampung kami, seperti di kampung-kampung lainnya di Kabupaten Nabire. Kurang lebih sekitar 3 tahun ini ketika ada pekerjaan dan pembangunan Jalan di Kampung Airmandidi ada pihak-pihak yang ingin menghalangi. Ini yang kami sangat tidak inginkan,” tegasnya. Apalagi, lanjut Andriana, selama ini kerap terjadi persoalan saat akan dilaksanakan pembangunan Jalan di Kampung Airmandidi, soal adanya kasus lain kami tidak mempersoalkan itu disini kami hanya menuntut pembangunan di kampung kami sendiri dan perhatian dari pemerintah, khususnya terkait fasilitas Jalan Kampung Airmandidi jadi prioritas pembangunan daerah. “Kami minta kepada pihak Pemerintah Kabupaten Nabire agar memperhatikan hal ini, ketika ada kontraktor ingin melaksanakan pekerjaan Jalan di kampung kami harus diperhatikan, karena belakangan ini ada pihak-pihak yang ingin mencoba menghalangi proses pekerjaan tersebut. Kami juga ingin merasakan pembangunan di kampung kami,” pungkasnya.  Sementara itu, terkait aksi damai tersebut pihak Kepolisian Sektor Nabire Kota belum dapat dikonfirmasikan media ini. Hingga berita ini ditulis, Kapolsek Kota belum dapat diminta keterangannya terkait aksi dari puluhan warga Kampung Airmandidi Samabusa ini kemarin.(wan)