DEIYAI - Dinas Kesehatan Deiyai telah membentuk tim medis untuk melakukan   kegiatan pengobatan masal di sejumlah wilayah di Deiyai. Diantaranya di Gakokebo, Yinudoba, Kogemani, Kokobaiya, dan di beberapa wilayah selama empat hari. 

Pengobatan massal dari Dinkes menuai apresiasi dari warga. Seperti yang disampaikan salah seorang warga dari Tigi Barat, Marsel. Kata dia, pengobatan massal yang dilakukan Dinkes sangat bagus dan sangat membantu warga. Terutama warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Dengan kegiatan pengobatan secara gratis ini, sangat membantu warga yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan pengobatan massal seperti itu, salah satu kebijakan, dengan istilah sistem jemput bola,” katanya kepada media ini.

Selain pengobatan massal, menurut dia, dapat memaksimalkan juga pelayanan kesehatan melalui setiap Puskesmas yang ada di wilayah Deiyai. Karena  ada Puskesmas yang tidak pernah melaksanakan tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terutama buka Puseksmas setiap hari di sejumlah Puskesmas yang ada, khususnya yang agak jauh dari ibukota Kabupaten Deiyai. 

“Saya lihat ada Puskesmas yang letaknya jauh dari ibukota kabupaten dan ibukota distrik jarang buka pintu untuk lakukan dan jalankan tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Mengingat kondisi Puskesmas, dia mengharapkan kepada dinas kesehatan dapat mengontrol dan mengawasi. Agar tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat dimaksimalkan dan dapat berjalan lancar dan baik.

“Kami berharap Dinkes turun lapangan melihat dari dekat kondisi Puskesmas, terutama melihat tugas pelayanannya. Agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus berjalan lancar, sesuai harapan warga masyarakat,” harapnya.   (hbb)