Warga Refleksi dan Koreksi Diri Soal Penyakit Sosial di Dogiyai
DOGIYAI - Dalam konteks saatnya untuk membangun Dogiyai, terlibat secara aktif dalam proses pembangunan semesta, membangun bersama membangun
DOGIYAI - Dalam konteks saatnya untuk membangun Dogiyai, terlibat secara aktif dalam proses pembangunan semesta, membangun bersama membangun semua aspek, membangun untuk kepentingan di atas dasar kabo, warga Dogiyai tak bisa diombang-ambingkan oleh kondisi tertentu.
Tentunya mewujudkan Dogiyai Bahagia berdasarkan himbauan Bupati Dogiyai sebelumnya, dengan tujuan mewujudkan Dogiyai Bahagia.
Pendahulu kita, orang tua kita berjuang dengan dasar niat baik.
Berusaha keras untuk tuntaskan segala penyakit social, pemerintah, gereja dan masyarakat tidak perlu kata orang bijak memiskinkan diri kita.
Apa kata tetua terdahulu, kebahadiaan dan keputusan bisa diraih, tidak bisa bergantung kepada dinamika.
Paling sedikit yang tidak memiliki pendidikan dasar, warga Dogiyai perlu menghayati.
Lebih mendahulukan kesejakteraan rohani kita, lalu berpikir ekonomi.
Hubungan dengan alam semesta sang pencipta.
Maksudnya hubungan rohani individu, kedamaian dan perasaan lega pikiran kita sejauh mana kita kumpulkan.
Menjauhkan dari kebiasaan berbahaya, penggunaan minuman beralkohol jelas menghabiskan uang.
Membutukan perawatan kesehatan yang mahal. Dampak buruk mentalitas peringatan Alkitab, sesorang menghindari dari pemborosan.
Kesempatan waktu tenaga tak bisa tabung di bank.
Uang tak bisa membeli kehidupan.
Sebaliknya mengikuti nasihat Alkitab, membuat kehidupan ini bermakna.
Menghasilkan kebahagian sejati anda.
Mereka yang hidup dalam kemiskinan harus berjuang untuk mendapatkan makanan.
Belajar merasa puas dengan apa yang warga mendapatkan.
Belajar menghindari kepedihan hati dan pikiran anda. (don)
Bagikan artikel ini



