Warga Palang Kantor Distrik Wapoga, Protes Pergantian Kepala Distrik

NABIRE - Aksi pemalangan fasilitas umum kembali terjadi di Distrik Wapoga, Kabupaten Nabire. Aksi ini dilakukan oleh sekelompok masyarakat setempat sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah daerah. Aktivitas di wilayah tersebut sempat terhambat akibat penutupan akses yang dilakukan secara mendadak oleh massa yang merasa tidak puas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., mengonfirmasi bahwa penyebab utama aksi pemalangan tersebut dipicu oleh isu rotasi jabatan di tingkat distrik.
Menurut informasi yang diterima pihak pemerintah, masyarakat dan pegawai di lingkungan Distrik Wapoga merasa keberatan dengan adanya pergantian kepala distrik yang baru saja diputuskan oleh pemerintah daerah.
“Pemalangan di Distrik Wapoga itu dari masyarakat. Ada yang menyampaikan ke saya bahwa aksi itu terjadi karena adanya pergantian kepala distrik,” ujar Yulianus Pasang, saat memberikan keterangan resmi kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (16/04/2026).
Ia menjelaskan, aspirasi tersebut telah ditampung untuk kemudian dikaji lebih lanjut agar tidak mengganggu pelayanan publik di wilayah tersebut.
Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten Nabire mengimbau agar seluruh elemen masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan kepentingan umum.
Sekda menegaskan bahwa proses birokrasi dan pergantian jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi, namun pihaknya tetap akan membuka ruang dialog untuk mencari solusi terbaik demi kelancaran roda pemerintahan di Distrik Wapoga.(sam)
Bagikan artikel ini



