DEIYAI - Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui BPBD selaku dinas teknis, belum lama ini telah memberikan bantuan beras kepada warga korban bencana luapan air Danau Tigi di sepanjang pinggiran Danau Tigi.

  Bantuan beras yang berjumlah empat ribu lebih karung beras tersebut, sebagai salah satu bentuk kepedulian dan perhatian dari pemerintah daerah kepada warga korban luapan air danau di sepanjang pinggiran Danau Tigi.

   Bantuan beras yang diberikan kepada warga korban bencana luapan air danau, merupakan bantuan baru kali ini, sehingga warga korban luapan air danau sangat senang dan memberikan apresiasi dan sangat salut kepada pemerintah daerah, khususnya BPBD selaku dinas terkait.

           “Kami merasa bangga, senang dan kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dinas BPBD.

Karena melalui bantuan beras ini, kami sudah merasakan uluran tangan dan perhatian, kepedulian pemerintah daerah kepada kami korban luapan air danau di sepanjang pinggiran danau Tigi ini.

  Untuk itu, sekali lagi kami sampaikan terima kasih,”ucap salah seorang warga korban luapan air danau, Benny, belum lama ini di Deiyai.

   Dia juga menambahkan, melalui bantuan beras yang diterima, menjawab salah satu kebutuhan bagi warga korban luapan air danau karena selama ini, rumah dan kebun, telah terendam dengan air luapan danau.

   “Walau bantuannya sedikit, namun kami sudah merasakan kepedulian pemerintah kepada warga korban luapan air danau, sehingga budi baik dari pemerintah akan diberkati Yang Maha Kuasa dalam tugas dan pengabdiannya,” ucapnya.

  Warga juga memohon kepada pemerintah daerah bahwa perlu ada perhatian serius lagi kedepan, jika terjadi bencana luapan seperti itu.

Karena menurutnya, bencana luapan danau bukan hanya terjadi kali ini atau kemarin itu saja, tetapi  sering terjadi dari dulu maka kedepan jika terjadi bencana luapan danau,  pemerintah daerah bersama pihak terkaitnya dapat memperhatikan warga korban bencana luapan danau Tigi.

      “Kita tahu bencana datang tiba-tiba.

  Kapan akan terjadi lagi.

Terjadi bencana diluar dugaan manusia. Kami tidak tahu, saya mengharapkan kepada pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya kedepan kiranya dapat menaruh perhatiannya lebih seriusi lagi keseriusan dalam perhatiannya kepada warga korban bencana luapan danau,” katanya.

  Mereka juga memohon kepada pemerintah daerah agar kedepan bisa ada bantuan sedikit bagi warga korban luapan yang rumahnya terendam dengan air luapan danau tersebut, khususnya rumah warga terendam untuk dapat direnovasikan atau diperbaiki, seperti di Dedou, Desa Ayatei, ada beberapa rumah warga terendam air luapan Danau Tigi dan lainnya itu agar juga mereka dapat tinggal di rumah yang layak.(hbb)