Warga Dogiyai Diminta Mawas Diri
DOGIYAI – Semua pihak yang ada di Kabupaten Dogiyai, baik itu kerukunan, dewan adat, pemerintah, DPR dan kelompok masyarakat, mencipta
DOGIYAI – Semua pihak yang ada di Kabupaten Dogiyai, baik itu kerukunan, dewan adat, pemerintah, DPR dan kelompok masyarakat, menciptakan kebaikan, keramahan di tengah kehidupan masyarakat dan sekitarnya.
Pedagang, pengusaha, kelompok masyarakat semua berperilaku matang.
Pihak keamanan, gereja, masyarakat kita bersatu untuk membangun Kabupaten Dogiyai.
Jika Kabupaten Dogiyai tidak aman dan selalu ada masalah keributan, imbasnya semua usaha akan macet.
Maka itu, Ketua Kerukunan Jawa di Kabupaten Dogiyai, Arief meminta semua komponen yang ada di Kabupaten Dogiyai untuk mawas diri.
Pemilik Rumah Makan Sederhana di Moanemani ini meminta semua ketua kerukunan dan pihak TNI dan kepolisihan, kepala suku dan dewan adat, untuk bersatu menjaga toleransi kedamaian kenyamanan di daerah ini.
Duduk bersama bicarakan bersama bagaimana daerah wilayah Meuwo ini aman.
Bicarakan dalam pertemuan masing–masing kerukunan.
Dogiyai harus ada kemajuan juga ada perubahanya.
Moanemani kedepan kita bermimpi menjadi terminal bagi kabupaten tetangga kita.
Arief secara terbuka sebagai ketua paguyuban orang Jawa di Dogiyai berharap kedepan Dogiyai memiliki peluang besar dan terbuka jalur Mapia, Kaimana, Mimika, Paniai, Puncak aman nyaman baik untuk invest kedepan.
Mari masalah dan keributan kita bicara baik dalam keluarga kerukunan kelompok masyarakat.
Supaya Dogiyai hari ini dan kedepan bagus.
“Mari kita dukung Dogiyai bebas dari penjualan minuman keras.
Warga kita berusaha berkebun, piara ternak, usaha mereka mesti ditingkatkan.
Program pemerintah Dogiyai berbunga ditingkatkan.
Hal yang baik itu amanah persatuan keterbukaan sebagai sesama,” katanya. (don)
Bagikan artikel ini



