Warga Biha Minta Perbaikan Jalan dan Jembatan
NABIRE – Warga Kampung Biha, Satuan Pemukiman (SP) 1, Distrik Makimi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire untuk memperbaiki jalan masuk dari jalan poros Samabusa - Makimi dan jalan poros di Kampung Bina sambil memperbaiki jembatan Kali Mosairo yang merupakan palang
Bagikan
NABIRE – Warga Kampung Biha, Satuan Pemukiman (SP) 1, Distrik Makimi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire untuk memperbaiki jalan masuk dari jalan poros Samabusa - Makimi dan jalan poros di Kampung Bina sambil memperbaiki jembatan Kali Mosairo yang merupakan palang jalan SP 1 Lagari.
Kepala Kampung Biha, Karyo Supardi di kediamannya, Sabtu (26/6) siang mengatakan kondisi jembatan Kali Mosairo sudah rusak parah. Papan di atas jembatan mulai terlepas sehingga butuh perbaikan secepatnya.Karyo mengungkapkan, sebagai kepala kampung, sudah pernah menyurati Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Nabire sejak tahun 2013, belum lagi lewat lisan, tetapi nyatanya, sampai sekarang belum ada tanggapan dari DPU Kabupaten Nabire.Ia menambahkan, karena sudah berulang kali mengadu ke DPU tetapi belum ditanggapi, terakhir Karyo meminta Kepala Distrik Makimi untuk menyurati kepada Dinas PU Kabupaten Nabire untuk memperhatikan usulan warga terhadap perbaikan jalan dan jembatan di Kampung Biha, Distrik Makimi.Kepala Distrik Makimi, Saverius Tebay juga menyurat ke Dinas Pekerjaan Umum tertanggal 22 Juni lalu agar Dinas PU memperhatikan permintaan terhadap perbaikan jembatan Kali Mosairo.Selain jembatan, Karyo mengatakan kondisi jalan poros SP I Lagari juga rusak sehingga butuh pengaspalan.Menurut pengamatan media ini, kondisi jalan masuk SP 1 lagari sudah rusak arah. Ketika hujan, banyak kolam dan kumbangan besar di jalan, sementara di jalan poros dalam pemukiman juga dibutuhkan perbaikan karena sebagian sudah rusak.Herannya, SP I Lagari merupakan salah satu lokasi produksi ikan mas sehingga tidak mungkin tidak, aparat pemerintah, termasuk staf dari Dinas PU Kabupaten Nabire dan anggota DPRD Kabupaten Nabire sudah melintas di jalan ini untuk rekreasi dan beli ikan mas hidup sehingga minimal sudah menyaksikan dan merasakan rusaknya jalan dan jembatan yang dimaksud Karyo. (ans)
Bagikan artikel ini



