NABIRE - Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, secara resmi membuka sebuah ‘Kios Pangan’ pada Kamis lalu, (16/10/2025). Peresmian berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire ini menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam upaya stabilisasi harga dan pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga. 

Keberadaan kios ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga terjangkau.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari menegaskan pendirian Kios Pangan ini memiliki tujuan yang inklusif. Ia secara gamblang menyampaikan bahwa inisiatif ini ditujukan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, tanpa memandang status pekerjaan atau golongan. Hal ini menepis anggapan awal bahwa kios tersebut mungkin hanya melayani Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kantor.

"Kios pangan ini bukan hanya dibuka untuk ASN. Tetapi dibuka untuk umum dan melayani seluruh masyarakat Kabupaten Nabire," lanjutnya, memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat, dari perkotaan hingga pelosok.

Burhanuddin kemudian menyampaikan sebuah imbauan yang hangat kepada seluruh warga. "Jadi jangan sungkan-sungkan," ujarnya, menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat. 

Ia ingin memastikan bahwa warga tidak merasa canggung atau ragu untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

Wakil bupati juga memberikan penekanan bahwa meskipun lokasinya berada di lingkungan perkantoran, tempat tersebut adalah milik bersama. "Karena ini kelompok perkantoran, mari kantor ini milik kita semua," ajaknya, mengubah persepsi ruang publik dari sekadar area birokrasi menjadi pusat pelayanan yang ramah dan terbuka.

Di akhir sambutannya, Burhanuddin Pawennari mengajak seluruh warga Nabire untuk berbondong-bondong datang dan berbelanja. "Datang berbondong-bondong berbelanja di Kios Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire," tutupnya, memberikan dorongan nyata agar kios tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan demi kesejahteraan pangan masyarakat setempat.(sam)