NABIRE – Wakil Bupati (Wabup) Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, menghadiri acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kamis (14/8/2025). 

Acara yang berlangsung di Lapangan Kodim ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, distributor dan pengusaha lokal dalam menjaga stabilitas harga pangan. Kehadiran Wabup Nabire menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif yang sangat dinantikan masyarakat ini.

Dalam wawancara dengan awak media, Burhanuddin mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat. "Kita bersyukur bahwa memang GPM ini sangat dinantikan dan diidam-idamkan oleh masyarakat," ujarnya. 

Wabup Nabire menyampaikan bahwa banyak warga berharap GPM dapat diadakan lebih sering. Namun, ia juga menyadari keluhan dari para pengusaha yang khawatir dagangannya sepi pembeli jika GPM terlalu sering diadakan. Keluhan ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam mencari keseimbangan yang adil.

Burhanuddin menjelaskan, GPM telah menjadi program kerja rutin Pemerintah Kabupaten Nabire, terutama menjelang hari besar keagamaan dan nasional. Pelaksanaan GPM kali ini memiliki makna ganda, yakni sebagai upaya menjaga stabilisasi harga pangan sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Peringatan HUT RI yang jatuh pada 17 Agustus menjadi momentum penting untuk membangkitkan rasa syukur dan kegembiraan di tengah masyarakat.

Antusiasme masyarakat Nabire terlihat jelas sejak pagi hari. "Kita bisa lihat antusias masyarakat dari jam 6 pagi mereka sudah ada di sini. Ini menandakan bahwa memang antusias masyarakat menunggu gerakan pangan murah ini memang sangat tinggi," kata Wabup. 

Pemandangan ini memperkuat tekad pemerintah untuk terus melanjutkan program GPM di masa mendatang, mengingat besarnya kebutuhan dan harapan warga.

Menanggapi hal tersebut, Burhanuddin menegaskan komitmennya. "Gerakan pangan murah ini tetap akan kami laksanakan ke depan. Karena ini sudah merupakan program kerja Pemerintah Kabupaten Nabire," katanya. 

Ia menambahkan bahwa Dinas Ketahanan Pangan akan terus berupaya mengadakan GPM, terutama menjelang perayaan hari-hari besar. Hal ini dilakukan demi memastikan masyarakat Nabire bisa merayakan hari penting dengan sukacita tanpa terbebani harga pangan yang melonjak.

Program GPM ini tidak hanya bertujuan untuk menstabilkan harga, tetapi juga sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. Ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah. 

Dengan terus melaksanakan GPM, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.

Sebagai penutup, Burhanuddin berharap masyarakat Kabupaten Nabire dapat bersuka cita dan bergembira dalam menyambut HUT ke-80 RI. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mensyukuri kemerdekaan yang telah dicapai. Keberhasilan GPM ini menjadi salah satu kado istimewa bagi rakyat Nabire dalam menyambut hari bersejarah bangsa.(sam)