Uskup Timika Kunker ke Moanemani
MOANEMANI – Uskup Timika melakukan Kunjungan Kerja (Kungker) dalam rangka memperingati 50 tahun Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Tilemans, SMP YPPK Moanemani tanggal 4 Oktober 2013 lalu. Dalam Kunker pejabat gereja Uskup Keuskupan Timika, MGR Jhon P. Sakli
Bagikan
MOANEMANI – Uskup Timika melakukan Kunjungan Kerja (Kungker) dalam rangka memperingati 50 tahun Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Tilemans, SMP YPPK Moanemani tanggal 4 Oktober 2013 lalu. Dalam Kunker pejabat gereja Uskup Keuskupan Timika, MGR Jhon P. Saklil, Pr setelah menghadiri perayaan usia 50 tahun SMP YPPK St. Fransiskus sekaligus misa syukur dengan alumi pemerintah, TNI, Polri masyarakat dan siswa siswi almamater sekolah tersebut. Dalam agenda Kunker, Uskup juga meresmikan Gereja Santa Veronika Muniyopa dan Stase Pueta Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai.
Hari Saptu (5/10) warga se Stase Muniyopa menjemput uskup dengan tarian adat setempat. Laki–laki dan perempuan pakai busana koteka dan moge menjemput uskup pastoran misi katolik Moanemani menuju Stase Muniyopa menempuh jarak satu kilo jalan kaki. Jauh sebelumnya umat stase Muniyopa dan Pueta sudah membangun gereja sebagian besar swadaya warga setempat. Bangunan gereja yang indah dalam pagar “Amo Dowogo“ dalam kutbah itu, Uskup MGR Jhon Pileph Saklil, Pr yang dimaksud gereja adalah bukan keindahan bangunan papan tiang kaca jendela. Bukan bagunan indah di atas gunung dan dalam pagar ini.Namun yang dimaksud dengan gereja adalah hidup baik aman dalam keluarga antara suami dan istri, anak–anak tinggal dengan aman baik dalam rumah yang baik ada taman ada ternak. Keluarga itulah yang dimaksud gereja. Hidup yang baik dalam suami dan istri itulah yang dimaksud gereja. Kerja sama umat hidup gotong royong itulah yang dimaksud dengan gereja. “Bukan suaminya main judi main togel tinggalkan kebun ternak, lupa urus kebun anak istri. Sikap seperti ini bukan gereja, malas bekerja, melepaskan istri pertama dan kawin lagi, ambil istri yang banyak bukan itu gereja,” tambahnya. Dalam acara itu uskup juga memberikan hosti kepada umat se Stase Muniyopa dan Pueta sebagai kekuatan. (donatusdegei)
Bagikan artikel ini



