NABIRE - Tumpukan sampah kini mulai kembali berhamburan di Kota Nabire.  Terkesan truk angkutan sampah yang telah disiapkan pemerintah daerah sudah mulai jarang melakukan aktifitasnya.

Sehingga kini pada lorong masuk hingga trotoar jalan menjadi sasaran empuk bagi masyarakat untuk membuang sampah rumah tangga di sembarang tempat tampa berpikir panjang.

Berdasarkan pantauan media ini semenjak awal Pemda Nabire mengoperasikan 15 armada truk sampah, hampir setiap saat ada aktifitas angkutan sampah di setiap jalan, jalur maupun gang.

Namun belakangan ini sudah memasuki pertengahan bulan September hingga bulan Oktober ini, hanya dalam satu minggu sekali ada aktifitas angkutan sampah dan itupun dilakukan hanya sekali dalam satu hari.

Dengan demikian kini kita melihat ada tumpukan sampah di mana–mana yang dilakukan oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab. Sebab tidak ada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang disediakan Pemda.

Kemungkinan tidak ada niat masyarakat untuk membuang sampah di sembarang tempat. Tetapi aktifitas truk angkutan sampah yang disediakan Pemda, tidak selancar yang diharapkan masyarakat.

Untuk itu guna menghindari tumpuhkan sampah di mana–mana yang dilakukan masyarakat, disarankan agar Pemda Nabire kembali mengaktifkan angkutan truk sehingga tidak ada lagi sampah di mana-mana.

Seperti yang terlihat di depan jalan masuk Pasar Sore KPR atau lebih tepatnya di samping TK Theresia sebelah timur Gereja Katolik Siriwini. Dan juga tumpukan sampah di trotoar Gereja Katolik atau depan Kantor Dinas Perikanan Nabire. (des)