NABIRE - Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Pepera, depan kediaman mantan Bupati Nabire, Drs AP Youw bersama TPS lainnya akan dibongkar dan ditutup karena berada di jalan protokol.

Selain itu, TPS di depan Pantai Nabire, samping ‘gedung bulat’ dan samping kantor Dinas Perhubungan juga akan dibongkar dan ditutup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay, SKM, M.Kes di ruang kerjanya, Kamis (1/10) mengatakan DLHK akan membongkar rata tempat-tempat pembuangan sementara yang berada di jalan utama dan jalan protokol, karena sampah yang berserahkan di jalanan sekitar TPS yang berada di jalan utama, memberi kesan bahwa Nabire penuh dengan sampah. 

Bonay menilai, sampah berserakan panjang sekitar TPS sehingga mengganggu jalan raya karena masyarakat tidak membuang ke dalam kota sampah tetapi melemparkan sampahnya di luar bak.

Akibatnya, sekalipun sudah diangkat hingga bersih pada siang hari, sore sampah sudah penuh kembali, karena warga meletakan sampah di luar bak yang disiapkan.

Oleh sebab itu, kata Bonay, untuk menghindari bertumpuknya sampah di jalan utama dan protokol Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan akan membongkar TPS di pinggir jalan utama dan jalan protokol.

TPS di Jalan Pepera akan dibongkar lebih dulu, akan menyusul TPS di Pantai Nabire dan TPS depan pasar Karang Tumaritis.

Mantan Kepala Puskesmas Modio, Kabupaten Dogiyai ini mengajak warga sepanjang dan sekitar Jalan Pepera hingga Bandara Nabire untuk membuang sampah di Oyehe, tempat pembuangan sementara yang sudah disiapkan di lokasi kantor DPRD Paniai terbakar (sebelum dimekarkannya Kabupaten Paniai, Puncak Jaya), depan Taman Gizi, Oyehe.

Menurut mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire ini, kesan Nabire penuh dengan sampah ini belum berkurang karena keliru saat penempatan TPS di setiap kelurahan, TPS dibangun di pinggir jalan utama dan jalan protokol, masyarakat tidak membuang sampah ke dalam bak TPS tetapi meletakan di pinggir bak sehingga sampah menumpuk di jalan utama.

Oleh sebab itu, kata Bonay, semua TPS di pinggir jalan utama akan dibongkar rata.

Bonay menambahkan dalam rangka menertibkan sampah berserakan sekitar TPS di jalan utama, DLHK Nabire sudah membongkar TPS di Siriwini dekat Jalan Suci dan TPS Oyehe.

TPS di Siriwini sudah dibongkar dan ditutup dengan pagar, tidak ada warga yang membuang sampah di eks lokasi TPS SiriWini dan Oyehe depan Toko Mawar. (ans)