TP PPK Pusat Launching Imunisasi Zero Dose Lokus Kabupaten Paniai Untuk Papua Tengah

NABIRE- Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ny.Tri Tito Karnavian dan Pengurus Pusat melakukan kunjungan kerja, Launching Imunisasi Zero Dose (IZD) untuk lokus Kabupaten Paniai Provinsi Papua Tengah, secara Hybrid, di Ball Room Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Kamis (24/7/25).
Turut hadir Gubernur Papua Tengah, Ketua TP PKK Provinsi Papua Tengah, Forkopimda, Sekda Provinsi Papua Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Paniai, TP PKK Kabupaten Paniai, Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Ketua dan pengurus organisasi wanita, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala OPD,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat .
Ketua Umum TP PKK, Ny. Tri Tito Karnavian mengajak semua pihak untuk mendukung pemberian Imunisasi dan memastikan tidak ada anak yang terlewat dari pelayanan imunisasi, sehingga perlunya upaya identifikasi data anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap, dan upaya edukasi yang tepat.
Sebagai wujud komitmen semua pihak acara dilanjutkan dengan penandatangan komiten penguatan program Imuniasi dalam rangka penurunan angka Zero Dose Anak di kabupaten Paniai provinsi Papua Tengah 2025 secara serentak serta menyaksikan secara hybrid pemberian Imunisasi Polio kepada perwakilan anak usia 1 tahun hingga 5 tahun dari Kabupaten Paniai.
Dalam sambutan Gubenur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., menyampaikan terima kasih dan menyamput baik kehadiran Ketua Umum TP-PKK (Ny. Tri Tito Karnavian) di Tanah Papua, Khususnya Papua Tengah.
“kehadiran ibu ini suatu kehormatan besar bagi kami. Atas kehadiran Ibu di tengah-tengah kami, membawa semangat, perhatian, dan cinta untuk anak-anak Papua serta penguatan gerakan PKK di wilayah ini,”sambut Meki.
Dikatakan Meki, Kehadiran PKK sebagai perpanjang tangan merupakan sebuah kehormatan dan menjadi suntikan semangat dalam memperkuat komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di wilayah ini.
“Terima kasih atas perhatian dan dedikasi Ibu kepada anak-anak dan keluarga Indonesia, khususnya di tanah Papua Tengah,”ucapnya lagi.
Menurut Meki, pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas daerah dalam pemberian imunisasi di usia 12 bulan sampai 5 tahun bagi anak dan balita yang belum mendapatkan imunisasi adalah mewujudkan generasi anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
" Anak-anak adalah masa depan kita. Maka, tugas kita hari ini adalah memastikan mereka tumbuh dalam ruang yang layak, sehat, dan penuh kasih,”pungkas Meki. (you/rob)
Bagikan artikel ini



