NABIRE - Salah seorang putra FKPPI kepada media ini menuturkan agar tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh lintas agama mendukung doa untuk Kota Nabire agar toleransi di Kota Nabire tetap terpelihara dengan baik. Salah seorang anak perintis FKPPI Nabire, menyarankan agar tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama untuk tetap mendoakan Kota Nabire agar toleransi tetap terjaga dengan baik. Hal ini demi keutuhan kita bersama dan juga kita harus bersahabat dengan siapa saja, suku mana saja tanpa menciptakan perbedaan juga tidak menyebarkan berita-berita hoax. Hal ini demi menjaga hubungan komunikasi antara umat beragama dan semua suku di Kota Nabire. Dikatakan, Nabire adalah kabupaten yang ada dibagian tengah tanah Papua. Sejauh ini perkembangan, keamanan berjalan dengan baik, hal ini sangat luar biasa. Berkat aparat TNI, Polri yang bekerja dengan pemerintah setempat juga aparat hukum lainnya, maka Kota Nabire tetap dalam kondisi yang sangat aman. Kata dia, Kota Nabire perlu kita doakan dengan cara doa berantai antara lintas agama dan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat. Perlu diketahui bahwa negara kita Republik Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, sehingga yang merawat budaya ini bukan orang-orang lain yang datang dari luar tapi kita anak bangsa yang perlu merawatnya. Sedangkan perkembangan tentang toleransi antara umat beragama di Kabupaten Nabire tetap iklim toleransinya sangat terjaga dengan baik oleh masyarakat Nabire sendiri yang punya kesadaran. “Lima agama yang diakui di negara kita perlu kita hormati, kita saling menghargai satu sama lain sesuai dengan hakikinya masing-masing. Kita perlu juga menjaga komunikasi ramah dalam memberikan nada bahasa yang sopan kepada siapa saja sehingga iklim persahabatan menunjukkan kebhinekaan kita masih utuh ditengah masyarakat,” ujarnya. Ditegaskan, Pancasila adalah dasar negara kita, di sila pertama ketuhanan yang maha esa jelas-jelas sudah memberikan petunjuk kepada kita tentang negara kita adalah negara yang berketuhanan dan menghargai kebebasan 5 agama yang sudah diakui. Jadi kita tidak usah meniru lagi doktrin-doktrin atau mendengar berita hoax. Karena doktrin-doktrin dan berita hoax itu hanya rancangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, mereka adalah kumpulan-kumpulan orang pencemooh dan tidak perlu ditiru. Pancasila juga mengajarkan tentang eka prasetia panca karsa. Artinya tekad yang tunggal untuk melaksanakan 5 kehendak, dan juga didalam dasar negara Pancasila sudah ada 36 butir-butir Pancasila. Oleh sebab itu kita belajar patuh kepada dasar negara kita pancasila dan undang-undang dasar, sehingga kita tidak mudah terhasut dengan informasi-informasi yang tidak jelas. Di Kabupaten Nabire tingkat perkembangan toleransi antara umat beragama masih terjalin baik berkat kerja sama aparat keamanan yang tetap siaga untuk menjaga keamanan kota Nabire yakni TNI, Polri. Sedangkan keamanan di jalan raya dan perkembangan informasi oleh para petugas kepolosian, Polantas maupun kita punya ibu-ibu Polwan yang tetap siaga, setia dalam melaksanakan tugas negara di Kabupaten Nabire. Pesan anak perintis FKPPI, mari kita semua ikut menjaga keamanan. Baik dari diri sendiri serta dikalangan organisasi-organisasi ditengah masyarakat membantu dan menolong pemerintah lewat aktivitas salah satunya kita menjaga toleransi antara suku agama.“Kami mohon agar Nabire perlu kita doa berantai. Kita tunjukkan bahwa Kota Nabire adalah kota yang betul-betul peduli menjaga hubungan toleransi antara umat beragama dan suku serta tradisi masing-masing,” ujarnya. (ist)