NABIRE - Pihak Tentara Nasional Indonesia - Kepolisian Negara Republik Indonesia (TNI-Polri), menjaga kondusifitas terkait pleno terbuka yang dilaksanakan, Selasa (3/12/2024) kemarin di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan menyiapkan 320 personil untuk mengamankan pelaksanaan kegiatan di pleno kabupaten, distrik dan kota Nabire.

Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K.,M.Si, didampingi Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Inf Marudut H. Simbolon, dalam wawancaranya bersama media, di Halaman Kantor KPU Nabire mengatakan, TNI-Polri hadir untuk mendukung proses pengamanan kegiatan rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan hasil suara, baik itu pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Tengah, maupun pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2024.

"Kita dari TNI-Polri sinergi dalam rangka pengamanan ini, kami sudah menyiapkan 320 personil yang memang sementara ini pelaksanaan kegiatan ini terbagi di pleno kabupaten, distrik dan kota Nabire," ujarnya.

Dirinya menambahkan, terdiri dari 60 personil ataupun 2 pleton dari Kodim kemudian dari Polres Nabire sendiri 260 personil.

Kapolres berharap banyak kepada seluruh warga masyarakat, baik itu dari Timses, massa pendukung masing-masing calon ataupun kandidat untuk supaya bisa memberikan partisipasi yang aktif dalam memberikan kontribusi yang positif dalam rangka menjaga Kamtibmas yang ada di Kabupaten Nabire ini.

"Saya yakin dan percaya dengan pengendalian massa ini, tentunya bisa berdampak terhadap kondusifitas di kabupaten Nabire," katanya.

Kapolres Nabire mengimbau, untuk setiap Timses ataupun para kontestan ini turut bisa memberikan imbauan kepada massanya masing-masing supaya bisa mengikuti proses pesta demokrasi ini sampai di tahap rekapitulasi ini dengan baik.

"Terkait masalah pelaksanaan kegiatan PSU, Alhamdulillah sampai hari ini berjalan dengan aman lancar dan kondusif, kita memang sudah siapkan tenaga pengamanan baik dari kami TNI-Polri sudah menyiapkan semua," pungkasnya.(edi)