NABIRE - Taman Kanak–Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Say Hu Say Napan, Sabtu (15/3), menjadi tuan rumah pertemuan rutin TK/PAUD se Kabupaten Nabire. Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebay, S.Sos memimpin para kepala sekolah dan guru TK/PAUD untuk menuju ibukota Distrik Napan mengikuti kegiatan pertemuan rutin itu. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang PLS Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebay, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, Tuhan menghendaki agar apa yang kita buat bagi generasi atau anak–anak sekolah itu harus terbaik. Agar anak-anak bisa betah dan punya semangat untuk tetap belajar.Sebab pada tahun 2012 lalu ada gedung yang kurang baik dapat dibangun agar menjadi baik. Dan setiap kampung harus pula dibangun satu TK/PAUD agar kita dapat putuskan angka putus sekolah dari TK/PAUD ke SD dan lewat TK/PAUD anak memiliki kebiasaan sejak dini untuk memiliki semangat belajar dan mau ke sekolah.Dan bagi pengelola TK /PAUD yang ada di kampung–kampung diharapkan membangun komunikasi secara langsung dengan pihak kepala kampung bersama pemerintah distrik serta tokoh–tokoh masyarakat lainnya. Agar mereka selaku bapak angkat tetapi juga selaku pendonor dana yang kelak dana tersebut dapat digunakan untuk kelangsungan operasional TK/PAUD masing-masing kampung.Seorang kepala sekolah TK/PAUD juga diminta harus berpikir sehat dan bertindak serta membangun komunikasi dengan pihak manapun. Agar ada dukungan dari masyarakat demi kemajuan pendidikan TK/PAUD di masa sekarang dan di masa–masa mendatang.Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 1 Napan, Petrus J. Marey, S.Pd  yang juga penanggung jawab TK/PAUD Say Hu say mengatakan, pada awalnya dibangun paket A, B dan C. Namun hari terus berganti akhirnya pada tahun 2009 lalu pihaknya bangun lagi satu TK/PAUD karena banyak anak yang masuk SD belum siap dan TK PAUD ini semua berada pada satu sentral pendidikan.Dimana satu areal pendidikan yang ada ini dapat diciptakan secara baik dan maksimal agar memberikan nilai dan semangat bagi anak-anak untuk tetap melanjutkan sekolah dan areal ini benar–benar dimanfaatkan bagi kemajuan dunia pendidikan. Yang akhirnya melahirkan anak-anak yang punya ilmu pengetahuan setelah tamat baik dari TK/PAUD, SD, SMP dan SMA nantinya. (des)