NABIRE - Semangat inovasi dan peningkatan kualitas layanan publik di kalangan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Papua Tengah. Kegiatan penting ini diselenggarakan di Aula Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Tengah, Selasa (14/10/2025), yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan aktualisasi lapangan yang wajib dilakukan oleh para CPNS. 

Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan staf memiliki pemahaman yang mumpuni dalam mengoperasikan salah satu aplikasi kunci pelayanan perizinan.

Kegiatan aktualisasi ini diwujudkan dalam bentuk sosialisasi intensif mengenai sistem Online Single Submission (OSS). Aplikasi OSS merupakan platform digital yang krusial dalam mempermudah proses perizinan usaha di Indonesia, menjadikannya alat vital untuk mendukung iklim investasi yang positif di Papua Tengah. Adalah salah satu CPNS yang berinisiatif mengambil tajuk skripsi lapangan dengan fokus ‘Peningkatan Pemahaman Staf dalam Pengoperasian Aplikasi OSS’. 

Bowo Siswandoyo, seorang Penata Perizinan Muda yang juga berperan sebagai mentor bagi CPNS tersebut, memimpin sesi penjelasan. Dalam penyampaiannya, menekankan betapa pentingnya penguasaan aplikasi ini bagi seluruh staf DPMPTSP. 

"Kegiatan yang kami lakukan tadi merupakan salah satu kegiatan dari para CPNS yang melakukan kegiatan aktualisasi di lapangan. Salah satu kegiatannya, yaitu merupakan sosialisasi," jelas Bowo.

Bowo Siswandoyo menerangkan peran vitalnya sebagai mentor dalam menjamin keberhasilan program ini. "Salah satu CPNS itu mengambil judul terkait dengan peningkatan pemahaman staf dalam pengoperasikan aplikasi OSS. Sehingga tadi kami selaku mentor mencoba menjelaskan terkait bagaimana sistem OSS itu beroperasi," tambahnya. 

Penjelasan ini mencakup mekanisme kerja sistem, alur perizinan hingga berbagai fitur penting yang ada dalam platform.

Inisiatif dari CPNS ini disambut baik sebagai langkah progresif untuk mengatasi kendala teknis dan memastikan bahwa proses perizinan di tingkat provinsi berjalan efektif dan efisien. Dengan staf yang kompeten, proses perizinan usaha di Papua Tengah diharapkan dapat menjadi lebih cepat, transparan, dan sesuai dengan standar nasional.

Keseluruhan kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi penanda selesainya satu tahapan aktualisasi CPNS, tetapi juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui DPMPTSP untuk terus berinvestasi pada sumber daya manusia dan teknologi demi terciptanya pelayanan publik yang prima bagi masyarakat dan para pelaku usaha.(sam)