Timbunan Tak Padat, 1 Ruang SD YPK Paulus Retak Tehelnya
NABIRE - Akibat timbunan yang tak merata dan padat, salah satu ruangan dewan guru dan kantor kepala SD YPK Paulus Sanoba retak tehelnya dala
Bagikan
NABIRE - Akibat timbunan yang tak merata dan padat, salah satu ruangan dewan guru dan kantor kepala SD YPK Paulus Sanoba retak tehelnya dalam isi satu ruangan, dengan rusaknya ruangan dewan guru ini membuat para dewan guru sangat sulit mengatur meja dan kursi sebagai tempat duduk. Sementara diketahui bahwa rangan kantor kepala sekolah dan dewan guru ini dibangun pada tahun 2016 silam, tetapi hingga tahun keempat ini gedung tersebut sudah mulai terlihat kerusakannya yang mulai nampak dari dasar atau tehel yang sudah mulai patah, akibat tanah timbunan di seluruh ruangan mengalami penyusutan. Bukan itu saja, hingga saat ini SD YPK Paulus Sanoba juga mengalami kekurangan Ruangan Kelas Belajar (RKB), dimana sesuai Dapodik seharusnya SD YPK Paulus memiliki 12 Rombongan Belajar (Rombel) namun hingga saat ini hanya ada 6 Rombel, sehingga ada sejumlah kelas yang tadinya kelas pararel dijadikan satu Rombel saja. Demikian dikatakan Kepala SD YPK Paulus Sanoba Yakomina Isir kepada Papuapos Nabire, Jumat (14/02/2020), di ruang kerjanya seraya menambahkan, pada awalnya SD YPK Paulus miliki 9 Rombel tetapi ada 3 Rombel yang diserahkan pada pihak sekolah SMP YPK Paulus Sanoba, sehingga terjadi kekurangan Rombel atau RKB. Untuk itu, dimulai dari saat ini, selaku kepala sekolah bersama dewan guru meminta adanya perhatian penambahan pembangunan 3 ruangan belajar dan adanya kegiatan rehabilitas ruangan kantor kepala sekolah dan dewan guru yang saat ini megalami kerusakan serius. Permintaan tambahan Rombel yang baru guna mengantisipasi lonjakan jumlah murid baru yang akan diterima pada awal tahun pelajaran 2020/2021 yang akan datang dan juga pembagian kelas pararel untuk kelas I yang naik kelas dua dan kelas II yang akan naik ke kelas tiga serta kelas lain yang juga akan dijadikan kelas pararel.(des)
Bagikan artikel ini



