NABIRE - Bertempat di aula SMK Pongtiku Nabire, Senin (15/10), Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Dinas Pendidikan Ir. Ruth Widianti, M.Pd, membuka secara resmi kegiatan Workshop Kurikulum Tiga Belas (K-13) bagi 50 guru yang berasal dari tiga SMK Kejuruan Kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Nabire.Kegiatan workshop K-13  yang lebih mengarah pada bidang kompetensi keahlian dan asistensi keperawatan bagi 3 SMK Keperawatan di Nabire, yakni SMK Pongtiku Nabire, SMK Kesehatan Anigou Nabire dan SMK Macida Nabire, dengan tujuan agar ada kesemaan kurikulum sebagai bahan ajar bagi guru-guru bidang produktif.Pada sambutannya, Ketua MKPS mengatakan, kita ingin SMK yang ada di wilayah Kabupaten Nabire dapat berlari lebih cepat untuk mencapai apa yang telah ditetapkan secara nasional terkait dengan kemajuan dunia pendidikan, sehingga kedepan guru SMK harus lebih dulu hebat dan kemudian akan muncul murid yang bisa dan hebat.Sebab, sebagai guru tentunya kita harus ingat bahwa mendidik dan mengajar itu beda, dimana untuk mengajar berarti kita guru memberi atau mentransfer ilmu kepada siswa/siswi atau murid, sementara mendidik itu guru lebih banyak mengajarkan pendidikan berkarakter kepada anak atau peserta didik dimana kita bertugas.Di zaman ini guru lebih ditekankan untuk menciptakan anak yang lebih kritik, untuk itu guru dituntut lebih dulu menyiapkan diri dengan meningkatkan pengetahuannya, karena lulusan SMK itu sesungguhnya lebih diarahkan pada dunia kerja setelah lulus, sehingga guru harus mengasa otak anak yang selalu diisi dengan pengetahuan dan ketrampilan .Untuk mengasa otak anak agar dapat menguasai pengetahuan dan ketrampilan, gurunya terlebih dahulu diasah lewat belajar untuk merubah anak, karena anak dikatakan bisa dan hebat tentunya datang dari guru yang hebat. Sebab itu, lebih professional dalam bidang ilmu pengetahuan.Sehingga lewat pertemuan atau kegiatan workshop kurikulum 13 diharapkan sebagai pertemuan awal antara 3 sekolah atau SMK jurusan kesehatan di Kabupaten Nabire menuju sebuah perubahan bagi 3 sekolah kesehatan yang ada di daerah ini agar kedepan lebih baik dalam bidang pengetahuan maupun bidang ketrampilan. (des)