NABIRE-Betapa tidak, terminal kelas B yang dibangun dengan nilai miliaran rupiah dari APBD provinsi Papua pada beberapa tahun yang silam kini mengisahkan puing, lantaran usai dibangun tidak lagi di manfaatkan.

Persoalan tersebut dibahas dalam tatap muka yang digelar Pj Bupati Nabire, Anton T Mote  bersama Ketua Komisi IV DPRP Herlin Beatrix Monim,SE turut di damping dua anggota senator Papua, Boy M Dawir,SE dan Alfred Anouw di ruang rapat kantor bupati Nabire, Jumat (9/04/21).

Pj Bupati Anthon  dalam pertemuan tersebut menyampaikan sejumlah persoalan Infrasturuktur di kabupaten Nabire. Terutama terminal kelas B yang terletak di Jayanti, kelurahan Wonorejo Nabire  yang hingga kini belum beroprasi.

“Setelah saya tiba di Nabire ternyata masi banyak masalah infrasturuktur menjadi perhatian. Terutama persoalan terminal kelas B di Jayanti yang belum beroprasi atau di gunakan hingga kini,”ujarnya.

Ia mengaku, dirinya telah mengunjungi lokasi terminal tersebut,dan kondisinya sungguh memperhatinkan sehingga menggugah perhatianya untuk mengoprasikan terminal tersebut.

“Setelah di Nabire hari pertama yang saya kunjungi adalah terminal kelas B di Jayanti ternyata kondisinya sangat memperhatinkan, padahal ini sarana yang sangat bermanfaat untuk masyarakat terutama sopir-sopir lintas pedalaman  yakni Dogiyai, Paniai, Deiyai bahkan kelak Intan Jaya,”katanya.

Dalam tatap muka itu, Anthon meminta dukungan  komisi IV DPRP untuk berkoordinasi dengan dinas perhubungan provinsi Papua agar segerah mengoprasikan fasilitas publik tersebut.

Ketua Komisi IV DPRP Herlin Beatrix Monim,SE menyampaikan tujuan kunjungan pihaknya  ke kabupaten Nabire.

“Saya bersama dua anggota komisi IV, Bapak Boy M Dawir,SE dan Bapak  Alfred Anouw, didampingi sejumlah staf kunjingi ke Nabire untuk  melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang dibiayai melalui APBD Provinsi Papua,termasuk terminal kelas B tersebut”kata Beatrix Monim.

Dikatakan Beatrix, komisi IV DPR Papua menyambut baik tekait permintaan Pj bupati  dan setelah kembali ke Jayapura pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD terkait agar terminal ini bisa beroperasi.

“Baik pa setelah kami kembali dari nabire, tetap akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk bahass soal terminal agar dapat digunakan oleh masyarakat,”tuturnya.

Usai pertemuan Pj Bupati Nabire bersama rombongan Komisi IV DPR Papua melanjutkan perjalanan menuju lokasi terminal kelas B yang terletak di Jayanti, Nabire. Selain terminal Pj Bupati mendampingi Komisi IV DPRP melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah proyek pembangunan Infrastruktur berskala provinsi. (eby)