NABIRE - Babak pengisian hari ke-2, pada Turnamen Sepakbola antar Distrik Sekabupaten Nabire 2024, terpaksa dihentikan karena adanya keributan.
Keributan terjadi pada Jumat (24/05/2024) pukul 17,00 WIT. Di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705 Nabire, pada menit terakhir babak kedua.


Peristiwa dipicu karena seporter Distrik Yaur merasa tidak puas atas keputusan wasit, suporter Distrik Yaur menganggap, salah satu pemain Distrik Nabire kota berada dalam posisi Offside, tetapi Wasit Hakim Garis tidak mengangkat bendera dan terjadi gol di gawang Distrik Yaur.


Salah satu suporter mengatakan, ini bukan kali pertama pelanggaran, namun wasit tidak tiup peluit. "Tadi kami punya pemain jatuh sampai bibir pica juga wasit tidak tiup peluit," katanya.


Terus sekarang pemain Nabire Kota dalam posisi offside baru wasit tidak angkat bendera lagi. "Kami merasa dirugikan sekali. Begini-begini yang menyebabkan sepakbola Nabire tidak maju kalau wasit seperti begini," ungkapnya.


Para suporter masuk ke dalam lapangan guna memprotes wasit, namun masih bisa dibendung oleh aparat keamanan, baik TNI dan Satuan Polisi (Satpol) PP Pemda Nabire.


Pasca keributan tersebut, akhirnya wasit dan panitia mengambil keputusan untuk melanjutkan pertandingan pada sisa waktu tersebut di lain hari, dan juga gol tersebut dianulir (tidak sah).


Dengan begitu suporter Distrik Yaur dan para official dapat menerima keputusan tersebut. Dan akan menunggu informasi dari panitia untuk melanjutkan sisa waktu pertandingan tersebut di lain hari.(joseph)