NABIRE - Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Nabire, Jhon Pigome secara tegas mengatakan, hingga saat ini telah terjadi perbedaan data Aparatur Sipil Negara (ASN) antara Pemerintah Kabupaten Nabire dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat Republik Indonesia.

Dimana, BKN RI mencatatkan bahwa jumlah ASN di Kabupaten Nabire hingga saat ini berjumlah 6.358 ASN, namun berdasarkan data BKD Kabupaten Nabire sendiri telah mencatat ASN yang sedang bekerja di Nabire itu semuanya berjumlah 5.547 orang.

Sehingga untuk mendapatkan jumlah ASN yang sesungguhnya yang sedang bekerja di Kabupaten Nabire hingga saat ini, BKD Kabupaten Nabire lagi melakukan singkronisasi dan rekonnisasi data ke semua Organissai Perangkat Daerah (OPD) dengan meminta memasukkan data nominatif di semua OPD.

Dikatakan Kepala BKD Kabupaten Nabire, Jhon Pigome, kepada Papuapos Nabire, Jumat akhir pekan kemarin, terjadi perbedaan data ASN antara Pemerintah Kabupaten Nabire dan BKN RI, akibat banyak ASN yang sudah bekerja di kabupaten lain, tetapi data ASN masih tercatat sebagai ASN di Pemerintah Kabupaten Nabire.

Karena dari perbedaan data ini, terlihat sudah banyak ASN yang telah bekerja di Pemerintah Kabupaten Nabire atau telah terjadi kelebihan ASN, sehingga langkah untuk mengurangi ASN di Pemerintah Kabupaten Nabire hanya dengan langkah memutasikan sejumlah ASN ke Provinsi Papua Tengah.

Dan bisa juga dengan adanya Pemekaran Kota Madya atau Pemekaran Kabupaten baru atau Daerah Otonom Baru (DOB), sebagai langkah atau upaya untuk menstabilkan jumlah ASN yang ada di Kabupaten Nabire, jika tidak maka ke depan Pemerintah Kabupaten Nabire tidak bisa menerima adanya penerimaan formasi Calon Pegawai Ngeri Sipil (CPNS) dan juga formasi P3K dalam bentuk apa pun.

Sehingga dari data kelebihan ASN di Kabupaten Nabire, untuk sementara Pemerintah Kabupaten Nabire pending penerimaan CPNS maupun P3K sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan, karena berdasarkan data ASN dari BKN sebanyak 6.358 itu terdiri dari PNS sebanyak 4.928, P3K sebanyak 1.430, guru sebanyak 2.134 dan dokter sebanyak 60 dokter.(des)