NABIRE - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Arfa Natan Palumpun, ST.,MT, sangat menyesalkan adanya pembakaran enam container bak sampah yang ada di 6 kelurahan dengan sengaja dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Untuk itu, selaku Kepala DLH Kabupaten Nabire meminta kepada semua pihak agar bersama–sama menjaga dan merawat container bak sampah yang ada, karena bak sampah yang terbagi dan digunakan saat ini sangat kurang jumlahnya.

Telah dipastikan dengan dibakarnya 6 container bak sampah tersebut, maka umur dari bak sampah itu tidak lama digunakan dan akan rusak, sementara perlu diketahui untuk pembelian satu bak sampah itu membutuhkan dana sebesar Rp68 juta.

Dikatakan Kepala DLH Kabupaten Nabire Arfa Natan Palumpun, ST.,MT, kepada Papuapos Nabire, Senin (9/12) di ruang kerjanya, sampah menjadi tanggung jawab bersama, maka marilah sama-sama menjaga dan merawat bak sampah agar tidak ada lagi hamburan sampah dimana-mana.

Hadirnya bak sampah, masyarakat sudah bias secara langsung membuang sampah dicontainer bak sampah dan dapat memudahkan petugas kebersihan untuk mengangkut dan membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang tersedia.

Untuk itu, selaku Kepala DLH Nabire sangat sesalkan sikap dan tindakan oknum-oknum yang tak beranggung jawab yang dengan sengaja membakar 6 container bak sampah yang dikabarkan bukan sekali dibakar, tetapi ada yang sudah 2 hingga 4 kali terbakar.

Dan pernah ada kebakaran container bak sampah dan datang petugas kebersihan, namun dihadang dan diancam menggunakan parang atau alat tajam, sehingga petugas kebersihan memilih untuk tidak terjadi keributan.

Sehingga diharapkan kepada seluruh masyarakat agar merasa memliki dan merasa bertanggung jawab. “Sampah harus diperangi dari rumah dan lingkungan, bak sampah harus dijaga agar sampah tidak berhamburan dan akibatnya ada bau aroma tak sedap yang kita hirup dari sampah,” pungkasnya.(des)