TCM Tiba, Nabire Bisa Tes Swab Sendiri
NABIRE - Senin, 1 Juni 2020 meskipun hari libur diinformasikan tim dari Litbangkes Dinas Kesehatan Provinsi Papua tiba di Nabire dan membaw
NABIRE - Senin, 1 Juni 2020 meskipun hari libur diinformasikan tim dari Litbangkes Dinas Kesehatan Provinsi Papua tiba di Nabire dan membawa peralatan tambahan untuk kelengkapan dalam pemeriksaan swab tes, yang disebut TCM. Hal tersebut tentunya jadi angin segar buat Pemkab Nabire terkait dalam menangani kasus Covid-19, lantaran Nabire bisa melakukan tes swab mandiri.
Pemerintah Kabupaten Nabire, dalam hal ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire kini telah memiliki close system atau Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk menguji sampel swab Covid-19. Oleh karena itu, terhitung mulai tanggal 1 Juni 2020, Pemkab Nabire (Gugus Tugas Covid-19) melakukan swab tes di Nabire, tidak lagi mengirimkan sampel swab Covid-19 ke Litbangkes Dinas Kesehatan Provinsi Papua.
Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP diwakili Ketua Harian Gugus Tugas, Victor Fun, S.STP., M.Si didampingi Juru Bicara Gugus Tugas, dr. Frans Sayori mengatakan, pihaknya bersyukur karena usaha dan kerja keras dari pemerintah daerah, dalam hal ini dari Bupati Nabire bersama seluruh gugus tugas Nabire bersama tim provinsi telah membuahkan hasil. Kini, kita tidak lagi mengalami kendala seperti kita alami selama ini, yaitu kendala transportasi dan kendala waktu pengiriman sampel swab ke Jayapura.
“Pemda Nabire juga menyampaikan terima kasih kepada tim Dinkes Provinsi Papua yang telah tiba hari ini (Senin, 1 Juni 2020) dipimpin dr. Aaron Rumaimum, M.Kes, Pj. Tim Giat Lacak Kontak Covid-19 dan Hamidah, Pj Giat Laboratorium Covid-19 serta rekan-rekannya dalam rangka melakukan pendampingan awal pengoperasian alat tes cepat molekuler (TCM), bahkan hari ini langsung dilakukan swab test untuk pasien kita,” kata Fun seperti dirilis Bagian Humas Setda Nabire.
Sementara itu, Pj Tim Giat Lacak Kontak Covid-19 Dinkes Provinsi Papua, dr. Aaron Rumaimum, M.Kes menjelaskan, TCM sudah ada atau sudah dimiliki oleh RSUD Nabire. Selama ini, alat ini (TCM) digunakan untuk pemeriksan TBC tetapi sekarang bisa digunakan untuk Swab Test Covid-19 karena Kementerian Kesehatan telah mengirimkan satu alat tambahan untuk dipasang di mesin TCM yaitu Cartridge atas permintaan Pemda.
“Berkenaan dengan itu, kami dari tim provinsi datang ke Nabire untuk bersama-sama dengan tim dokter atau tim Covid-19 Nabire mau operasikan mesin TCM ini. Jadi, sekarang sampel swab tidak dikirim ke Jayapura,” imbuhnya.
Dijelaskan dr. Aaron Rumaimum, saat Kementerian Kesehatan baru mengirimkan Cartridge ke Serui dan Nabire. Serui sudah beroperasi. Nanti akan dikirimkan juga ke kabupaten lain seperti Kabupaten Paniai, Wamena, Biak dan Timika.
“Jadi, kami optimis hari ini juga Nabire bisa operasikan alat ini, bisa lakukan swab untuk 10 orang yang dirawat di RSUD dan hasilnya bisa diketahui hari ini,” kata dr. Aaron Rumaimum.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, dr. Frans Sayori mengatakan, secara kumulatif Nabire ada 19 kasus. Tapi, 9 sudah sembuh dan 10 masih dirawat. Dari 10 orang ini, 5 masih positif dan 5 negatif untuk swab pertama. Jadi hari ini, kami akan prioritaskan pemeriksaan untuk 10 orang ini dengan alat TCM yang sudah ada. Selanjutnya kami akan melakukan swab pada antrean data reaktif yang telah kami miliki.
Semoga dengan adanya alat ini, kita bisa ketahui lebih cepat apakah kasus Covid-19 di Nabire menurun atau naik, sehingga menjadi dasar bagi Bupati Nabire untuk pengambilan kebijkan selanjutnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur RSUD Nabire, dr. Andreas Pekey diwakili dr. Toto Suprapto, MARS, selaku Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD mengatakan, RSUD pada prinsipnya siap SDM, tim medis sudah siap. Kami menyampaikan terima kasih kepada tim dari provinsi atas bimbingan awal ini.
"Hari ini juga kita akan lakukan swab tes dengan alat yang ada. Jadi, kami harapkan agar seluruh warga Nabire selalu mematuhi semua edaran dan imbauan dari pemerintah daerah dan tim medis serta memberikan dukungan agar secepatnya kita memutus rantai penyebaran Covid-19 di Nabire,” pungkas dokter Toto. (eby/wan)
Bagikan artikel ini



