WAGHETE - Untuk menanggulangi kenakalan remaja di Kabupaten Deiyai, Bupati dan Wakil Bupati merangkul anak-anak remaja yang kerap berkeliaran tanpa tujuan di Kota Wakeitei dengan program pembersih Kota Waghete. Pembersihan kota Waghete ini dimulai dari Komplek Pasar (Kompas) Waghete sampai pada perkantoran Tougi Baugi Tigidouda Wakeitei.      Data yang diterima media ini, melalui sumber dari Humas Setda Deiyai, Marten Badii diketahui pasca Bupati Deiyai Dance Takimai, A.Ks bersama Wakil Bupati Agustinus Pigome, S.Ag, mengikuti perkembangan belakangan ini di kota tua peninggalan Belanda Wakeitei.    Dimana, seperti kata Bupati Dance, kenakalan remaja akhir-akhir ini meningkat di Waghete, sehingga kami bupati dan Wabup mulai muncul inisiatif bagaimana menciptakan suatu pekerjaan agar mampu teratasi hal-hal yang kurang diinginkan kita bersama ini.    Suatu pekerjaan akan dan agar mampu mengatasi hal-hal yang kurang diinginkan kita bersama, kata Bupati Deiyai disela-sela pertemuan yang berlangsung diruang rapat Kantor Bupati Deiyai.   Sementara itu, melalui juru bicara sekaligus Ketua Tim Pembersihan Kota, Yohanis Pekei menyampaikan ucapan terima kasih kepada bupati dan wakil bupati yang mana telah mendengarkan seruan mereka. “Ini bukti kepedulian pemerintah dan ini yang seperti yang selama ini kami harapkan untuk memperdayakan generasi dari segala ancaman untuk menanggulangi kenakalan remaja,” ungkap Pekei.   Selanjutnya, melalui pertemuan tersebut pula, bupati dan wabup berjanjian akan tetap mengupayakan pekerjaan seperti tim pembersih kota dan penanaman pohon di Kota Wakeitei dan perkantoran. “Untuk menyambut Natal kelahiran raja damai mari kita jaga Kamtibmas bersama,” papar bupati.  “Kemudian setelah dikasih pekerjaan jangan lakukan kegiatan gerakan tambahan, saya wakil bupati bersama bupati akan berusaha secepatnya untuk kegiatan ini,” imbuh Wabup Agustinus Pigome.(badìi marten/wan)