NABIRE - Kordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), Marsel Asyerem mengatakan terkait menu MBG di hari ini tidak ada hubungannya dengan kunjungan Wakil Presiden (Wapres) RI, sehingga ada yang senang dan ada juga sedikit centilan bahwa mungkin karena kunjungan itu sehingga menunya berubah, saat diwawancara awak media di depan halaman SMA Negeri 1 Nabire Jalan RE. Martadinata Kelurahan Nabarua Kabupaten Nabire, Senin (20/04/2026). 

Ia menegaskan, menu yang disajikan oleh setiap SPPG tidak ada kaitannya dengan kunjungan Wapres tetapi memang menu ini ditentukan oleh ahli gizi, karena setiap dapur tentunya ada ahli gizi sehingga menu ditentukan oleh juga oleh ahli gizi.

“Sebagai koordinator wilayah saya hanya bisa pastikan bagaimana penggunaan anggarannya, untuk Nabire rata-rata 15 ribu dan sifatnya emkos sehingga hari ini kalau menunya rendang itu tidak jadi masalah karena selama ini juga daging tapi daging ayam. Sekarang kalau daging rendang mungkin sesuai dengan badget anggarannya,” ujar Marsel.

Lanjutnya, hari ini juga bukan cuma menunya rendang tetapi di SMA Negeri 3 menunya panganan lokal dan bisa dicek langsung ke sekolah karena menunya enak sekali dan itu diambil dari hasil Mama-mama Papua. 

“Dapur SPPG ini bisa memberikan menu daging rendang sehingga dapat menjadi contoh untuk dapur-dapur yang lain bisa ikut memberikan menu yang serupa,” harapnya.

Menurut Marsel, karena selama ini hanya diberikan daging ayam saja ini juga bisa dilihat bagaimana pola keuangannya dan pola pelaporannya apakah cukup tidak dengan badget yang diberikan, karena di Nabire itu rata-rata 15 ribu hingga 22 ribu, biaya juga emkos jadi bisa tinggi bisa juga rendah.(agustinus)