Tak Cukup Rombel, Ruangan Kepsek SD Karmul Jadi Ruang Kelas Pelajaran Agama Islam
NABIRE – Karena kekurangan ruangan kelas atau Rombongan Belajar (Rombel), akhirnya ruangan kerja Kepala Sekolah SDN Inpres Karang Mulia (Karmul) dijadikan ruangan kelas mata pelajaran agama.

NABIRE – Karena kekurangan ruangan kelas atau Rombongan Belajar (Rombel), akhirnya ruangan kerja Kepala Sekolah SDN Inpres Karang Mulia (Karmul) dijadikan ruangan kelas mata pelajaran agama.
Pada saat jam mata pelajaran, guru kelas membagi murid ke guru agama masing–masing. Baik itu agama Kristen Protestan, Kristen Katolik dan juga para murid yang beragama Islam. Para murid yang beragama Islam jumlah muridnya sedikit, akhirnya belajarnya di ruangan kerja kepala sekolah.
Dikatakan Kepala Sekolah SDN Inpres Karmul, Abubakar, S.Pd-SD, mulai awal tahun pelajaran 2023/2024 SDN Inpres Karmul membutuhkan tambahan pembangunan satu ruangan kelas baru. Guna menjawab kekurangan Rombel yang ada di sekolah tersebut.
“SD Karmul bukan saja kekuarangan ruangan kelas bagi murid beragama Islam, tetapi juga tidak ada guru mata pelajaran agama Islam,” katanya kepada Papuapos Nabire, Jumat (14/4/23).
Untuk itu diharapkan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar dapat memperhatikan sejumlah kekurangan yang ada di sekolah. Agar kedepan kegiatan belajar mengajar berjalan tanpa adanya hambatan.
Selain kekurangan ruangan kelas dan guru mata pelajaran agama Islam, pihaknya juga mengusulkan adanya perhatian bagi sejumlah ruangan kelas yang terlihat sudah rusak mulai dari atap daun sengk hingga plafon dan lantai yang kini juga ikut rusak serius. (des)
Bagikan artikel ini



