NABIRE - Gereja Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua sekaligus melakukan syukuran peresmian renovasi pembangunan Gereja Kasih Topo, dengan tema 'Pujian dan syukur bagi Tuhan (Ezra 3:11), bertempat di Distrik Uwapa, Jum'at (28/06/2024).


Pembangunan dan renovasi yang dilakukan Gereja Kasih Topo ini membutuhkan waktu dua tahun pengerjaan. "Tahapan proses ini membutuhkan waktu sekitar 2 tahun. Kita renovasi mulai dari depan belakang dan semuanya," kata Ketua Bawaslu Provinsi Papua Tengah Markus Madai.


Bupati Nabire Mesak Magai, Jemaat Gereja Kasih Topo serta Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, menyumbangkan dana untuk renovasi dan acara syukuran Gereja Kasih Topo tersebut.


"Kita patut bersyukur Pemerintah Kabupaten Nabire, melalui Mesak Magai,S.Sos,M.Si selaku Bupati Nabire membantu kami Rp500 juta dan sumber dana lain dari jemaat sekitar Rp350 juta untuk proses renovasinya. Untuk acara syukuran pada hari ini dananya dibantu oleh Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,M.M, senilai Rp100 juta ditambah dengan Bupati Nabire Rp100 juta, dimana total untuk acara syukuran ini anggarannya sebesar Rp200 juta," katanya.


Adapun harapan untuk generasi penerus gereja, agar merawat gereja yang sudah dibangun. "Kita sudah puas untuk renovasinya, dan harapan kami panitia untuk gereja yang kita sudah bangun ini, supaya anak-anak generasi muda mereka bertumbuh dalam gereja ini, dikarenakan mereka sebagai generasi penerus gereja yang ada di Papua Tengah," ucapnya.


Terkait Pemilu yang akan datang, Bawaslu provinsi akan bekerjasama dengan TNI-Polri untuk menjaga daerah rawan konflik.


"Kita sudah rapat dengan semua pihak, mulai dari KPU, Bawaslu, dengan pemerintah daerah terkait titik-titik kerawanan Pemilu. yang harus kita awasi secara baik dan mendalam ada beberapa kabupaten, seperti, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai," tambahnya.


"Harapan kami kepada masyarakat di 8 kabupaten untuk sama-sama mengawal Pemilu yang akan dilaksanakan 27 November 2024," pungkas Markus.


Gereja ini direnovasi agar generasi yang akan datang, kelak merekalah yang akan memegang gereja ini. "Tuhan itu luar biasa, Tuhan sudah siapkan orang yang artinya kita bangun ini untuk generasi ke generasi kami kedepan.


Hati saya sudah puas dan lega karena gereja sudah ditangani oleh anak putra di Topo," kata Pdt. Yusak Yobee.
Ucapan maaf keluar dari Kepala Distrik Uwapa, Topo dan menyampaikan perjuangan serta kekompakan ini kedepannya. "Syukuran renovasi Gereja Kasih Topo ini, kami dari Distrik Uwapa secara pribadi tidak membantu apapun jadi saya mohon maaf, perjuangan dan kekompakan ini kami akan lanjutan dan Tuhan akan tetap menyertai," ucap Kadistrik Uwapa, Topo Karel Tekege.(edi)