NABIRE - Pilkada Serentak tahun 2024 menjadi hajat pesta demokrasi bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nabire, Rabu, 27 November 2024. 

Lapas Nabire dalam hal ini menyalurkan hak pilih ratusan warga binaan untuk ikut mensukseskan Pilkada 2024 dengan menyediakan TPS khusus, yaitu TPS khusus 21/901 untuk warga binaan.

Proses pemungutan suara di Lapas Nabire berjalan cukup baik. TPS 901 diperuntukan bagi warga binaan, berlangsung tertib dan terkendali.

Kepala Lapas Nabire I Made Supartana mengatakan, bahwa Lapas Nabire mendukung penuh program Pemilu atau Pilkada serentak, yakni dengan selalu tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban guna kelancaran proses Pilkada.

Adapun warga binaan pemasyarakatan dikatakan merupakan bagian dari warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga memiliki hak yang sama untuk melakukan pemilihan terhadap bupati ataupun gubernur di tempatnya masing-masing.

“Kami Lapas Kelas II B Nabire berkomitmen mendukung dan mensukseskan Pilkada serentak ini dengan selalu tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban guna kelancaran proses Pilkada,” tandasnya.

Hasil pemungutan suara di Lapas Nabire, dari 125 surat suara yang sah untuk pemilihan bupati unggul pasangan nomor urut 2, Mesak Magai dan Burhanudin Pawenari dengan 103 suara. Sementara untuk Pemilihan Gubernur Papua Tengah, unggul pasangan nomor urut 3, Meki Nawipa dan Deinas Geley dengan 70 suara.(joseph/hum lapas)